Nana Mirdad Protes Harga Masker Naik dari Rp12 Ribu Jadi Rp180 Ribu

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:31 WIB
Nana Mirdad. Aktris Nana Mirdad memprotes kenaikan harga masker secara drastis di tengah situasi bencana.
Nana Mirdad. Aktris Nana Mirdad memprotes kenaikan harga masker secara drastis di tengah situasi bencana.

JAKARTA, METRODAILY — Aktris Nana Mirdad memprotes lonjakan harga masker yang disebutnya terjadi drastis di tengah situasi bencana.

Masker yang sebelumnya dijual sekitar Rp12 ribu, menurut Nana, mendadak ditawarkan hingga Rp180 ribuan per buah.

Nana menyoroti kenaikan harga tersebut karena masker, khususnya jenis N95, dibutuhkan masyarakat untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan debu dan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Protes itu disampaikan Nana melalui unggahan di akun media sosialnya. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui harga masker yang pada pagi hari masih berada di kisaran Rp12 ribu kemudian melonjak hingga Rp180 ribu.

Baca Juga: Ahli Waris Korban Kebakaran PT Evyap Sabun Indonesia Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Agak gila juga di saat rakyat banyak yang kesusahan lihat brand penjual masker proper malah naikin harga jadi Rp180 ribu-an per biji. Sementara paginya masih dijual di harga Rp12 ribu," tulis Nana.

Menurut Nana, kenaikan harga secara mendadak sulit diterima karena terjadi ketika masyarakat justru sedang membutuhkan masker untuk menghadapi kondisi darurat.

Ia memahami bahwa keuntungan merupakan tujuan setiap pelaku usaha. Namun, Nana menilai kondisi bencana semestinya menjadi pertimbangan agar pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan.

Baca Juga: 20 Sekolah Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Sidimpuan-Tapsel

"Memang, jualan goalnya profit. Tapi nggak usah securang ini pada saat bencana kali ya," lanjutnya.

Nana juga menyebut dirinya mengetahui cukup detail mengenai harga masker N95. Alasannya, sang suami bekerja di perusahaan yang salah satu produk yang ditanganinya adalah masker N95.

Karena itu, Nana mengaku mengetahui harga distributor masker tersebut. Informasi itu membuatnya semakin mempertanyakan lonjakan harga yang menurut dia terjadi secara spontan ketika kebutuhan masyarakat meningkat.

"Kebetulan suami saya juga salah satu product list di perusahaannya adalah masker N95. Jadi, harga distributornya saya tahu persis berapa," ujar Nana.

Baca Juga: Dugaan Mafia BBM di Proyek SMAN Sukma Nias, Solar Subsidi Diduga Dikawal Oknum Aparat

Nana kemudian mengecam praktik menaikkan harga secara drastis dalam situasi darurat.

"Mark up spontan kayak gini nggak berperikemanusiaan," tegasnya. (jp)

Editor : Editor Satu
harga masker nana mirdad