Pesawat Andien Berputar Hampir 1 Jam, Penerbangan ke Jakarta Dibatalkan

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 11:50 WIB
Andien menceritakan pengalaman perjalanan udaranya yang sempat terganggu setelah pesawat berputar hampir satu jam dan penerbangan ke Jakarta dibatalkan.
Andien menceritakan pengalaman perjalanan udaranya yang sempat terganggu setelah pesawat berputar hampir satu jam dan penerbangan ke Jakarta dibatalkan.

JAKARTA, METRODAILY — Perjalanan pulang Andien ke Jakarta berubah menjadi pengalaman menegangkan.

Pesawat yang ditumpanginya sempat berputar-putar di udara hampir satu jam sebelum mendarat di Semarang karena jarak pandang rendah. Sehari setelahnya, penerbangannya menuju Jakarta justru dibatalkan.

Andien membagikan pengalaman tersebut melalui video di akun Instagram pribadinya, Minggu (6/9). Saat mengunggah video, penyanyi berusia 41 tahun itu mengaku masih berada di Salatiga.

Baca Juga: Davina Karamoy: Sayang Saja Tak Cukup untuk Merawat Kucing

Gangguan perjalanan bermula sehari sebelumnya ketika pesawat yang ditumpangi Andien hendak mendarat di Semarang. Pesawat harus berputar di udara hampir satu jam karena kondisi jarak pandang atau visibility yang rendah.

Situasi tersebut sempat membuat Andien panik.

“Halo teman-teman semuanya, saat ini aku lagi berada di Salatiga. Jadi kemarin waktu aku mau landing di Semarang, pesawat yang aku tumpangi itu sempat muter-muter hampir satu jam di udara, dan kabarnya itu karena visibility yang rendah. Aku juga sempat panik,” kata Andien.

Persoalan belum selesai setelah pesawat berhasil mendarat. Rencana Andien kembali ke Jakarta pada Minggu juga berantakan setelah penerbangannya dari Semarang dibatalkan.

Baca Juga: Hesti Purwadinata Ungkap Rahasia Rumah Tangga 16 Tahun: Tak Perlu Rumus Rumit

Ia kemudian mencoba mencari alternatif perjalanan menggunakan kereta. Namun, tiket yang tersedia ternyata sudah habis.

“Nah, seharusnya hari ini aku terbang dari Semarang ke Jakarta, tapi akhirnya penerbangannya dibatalkan. Kita udah sempat berusaha di sini cari tiket kereta, ternyata udah habis juga,” ujarnya.

Pilihan terakhir yang dipertimbangkan Andien adalah perjalanan darat menggunakan mobil dari Jawa Tengah menuju Jakarta.

“Jadi setelah ini kemungkinan aku bakalan menempuh perjalanan darat pakai mobil untuk pulang ke Jakarta,” lanjutnya.

Baca Juga: Barcelona Pesta 5 Gol di Mestalla, Lamine Yamal Brace

Cemas Anak dan Ibu Menunggu di Rumah

Di tengah ketidakpastian perjalanan, Andien mengakui dirinya merasa khawatir. Dua anaknya yang masih kecil menunggu kepulangannya di rumah.

Kekhawatiran itu semakin besar karena ibunya yang sudah lanjut usia juga berada di rumah. Menurut Andien, kondisi tersebut membuat keselamatan menjadi prioritas.

“Kalau ditanya khawatir, iya banget, karena ada dua anak kecilku yang menunggu di rumah, mungkin juga sama seperti banyak sekali teman-teman lainnya di sini yang mungkin juga sama seperti aku sedang berusaha untuk pulang ke keluarganya. Dan ada ibuku juga yang sudah lansia, yang termasuk kelompok rentan,” tuturnya.

Baca Juga: Juventus Selamat dari Kekalahan, Milan Kebobolan di Menit 90+2

Pengalaman tersebut membuat Andien kembali menyadari bahwa banyak hal dalam kehidupan berada di luar kendali manusia.

“Teman-teman, di situasi seperti ini rasanya kita jadi diingatin lagi betapa banyak hal dalam hidup yang memang berada di luar kendali kita,” ungkapnya.

Andien juga menyoroti dampak yang dirasakan masyarakat akibat kondisi tersebut, termasuk mereka yang harus berhadapan langsung dengan abu vulkanik.

Menurut dia, gangguan tidak berhenti pada perjalanan, tetapi juga dapat menghambat pekerjaan dan menambah kecemasan masyarakat terhadap kesehatan serta keselamatan keluarga.

Baca Juga: MU Sudah di Ambang Menang, Everton Buyarkan di Menit 90+6

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika harus beraktivitas di luar rumah, terutama dengan memperhatikan anak-anak dan orang lanjut usia.

“Please stay safe, gunakan masker yang proper waktu harus keluar rumah, jaga anak-anak dan orang tua kita, dan sebisa mungkin kita saling bantu satu sama lain,” pesan Andien.

Ia juga mengingatkan bahwa gangguan tersebut datang ketika kondisi ekonomi masih menjadi tantangan bagi banyak orang. Situasi perjalanan yang terganggu, kata dia, berpotensi menambah beban masyarakat.

Baca Juga: Arsenal Comeback, Chelsea Tumbang 2-1 di Emirates

“Di tengah keadaan ekonomi yang juga pasti sedang tidak mudah ini, kejadian kayak gini pasti akan menambah tantangan kita juga untuk banyak sekali orang. Jadi semoga kita semua diberi kekuatan untuk melewati ini semua,” ucapnya.

Andien kemudian menutup pesannya dengan harapan agar situasi segera membaik dan masyarakat yang masih tertahan dalam perjalanan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

“Hang in there ya teman-teman, semoga semuanya sehat, selamat dan aman. Semoga keadaan ini juga akan segera membaik, dan kita semua bisa kembali pulang ke orang-orang yang kita sayangi,” pungkasnya. (net)

Editor : Editor Satu
andien