JAKARTA, METRODAILY — Mahalini Raharja akhirnya buka suara soal keputusan merilis ulang lagu “Percuma” pada 28 Agustus 2026. Keputusan tersebut memicu perdebatan di media sosial karena lagu ciptaannya itu sebelumnya dikenal lewat versi Anggis Devaki dan Betrand Peto.
Sebagian warganet mendukung langkah Mahalini. Namun, tak sedikit pula yang menilai penyanyi tersebut terkesan tidak ingin kalah bersaing dengan penyanyi yang lebih dulu membawakan lagu itu.
“Aura tidak mau kalahnya sangat kuat. Kenapa enggak dari awal saja sih bawain sendiri lagu ini?” tulis akun @vanir.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Siswi 15 Tahun di Dairi Berujung Batal Lapor, Keluarga Pilih Pulang
Persoalan kemudian melebar ketika sejumlah netizen mempertanyakan etika Mahalini karena dianggap tidak meminta izin kepada Anggis sebelum merilis ulang “Percuma”.
Komentar tersebut muncul setelah Anggis mengaku tidak mengetahui bahwa Mahalini akan merilis kembali lagu yang sama.
Mahalini akhirnya menanggapi tudingan tersebut melalui kolom komentar TikTok. Ia menegaskan bahwa sebagai pencipta lagu, dirinya memiliki hak untuk merilis karyanya sendiri.
Baca Juga: Konten Kreator Polda Sitanggang Dijemput Polisi dari Samosir, Keluarga Pertanyakan Prosedur
“Lagu Percuma ini kontraknya (dengan Anggis Devaki sebagai penyanyi) memang hanya setahun,” ujar Mahalini.
Menurut Mahalini, sebelum Anggis merilis “Percuma” pada tahun sebelumnya, seluruh aspek legalitas terkait lagu tersebut telah dibicarakan.
Ia juga mengklaim Anggis sebagai penyanyi versi awal lagu tersebut telah mengetahui adanya ketentuan tersebut.
Karena itu, Mahalini mengaku tidak memahami jika kemudian Anggis menyatakan tidak mendapat pemberitahuan mengenai kemungkinan dirinya merilis kembali “Percuma” setelah kontrak berakhir.
Baca Juga: Beras SPHP Cuma Rp60 Ribu, Pasar Murah Samosir Diserbu Warga
“Yang aku tahu, semua ini sudah dipastikan tidak keliru secara hukum dan tidak ada missed pemberitahuan,” tegas Mahalini.
Mytha Lestari Ikut Bersuara
Kisruh tersebut sebelumnya juga mendapat perhatian dari musisi Mytha Lestari. Melalui Threads, penyanyi jebolan Mamamia itu memberikan pandangannya mengenai hak pencipta atas sebuah karya.
Mytha menilai Mahalini tidak otomatis memiliki kewajiban memberi tahu penyanyi yang pertama kali membawakan lagu apabila ingin menyanyikan atau merilis kembali karya yang diciptakannya.
Baca Juga: Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
“Jadi ketika Lini menyanyikan kembali lagu yang dia ciptakan sendiri, ada flow hak cipta dan perizinan yang berlaku sesuai penggunaannya. Dan tidak otomatis penyanyi yang pertama kali membawakan lagu itu harus tahu dan dikabari,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menambah perspektif dalam polemik “Percuma” yang kini bergulir di media sosial. Di sisi lain, persoalan mengenai komunikasi antara pencipta dan penyanyi tetap menjadi sorotan warganet. (net)
Editor : Editor Satu