JAKARTA, METRODAILY – Jessica Iskandar dan dua anaknya sempat menjalani perawatan setelah terinfeksi Influenza A. Penyakit tersebut menyerang keluarga Jessica secara bergantian hingga membuat salah satu anaknya harus menjalani rawat inap.
Suami Jessica, Vincent Verhaag, mengatakan putri mereka, Hagia, menjadi anggota keluarga yang pertama kali jatuh sakit. Kondisinya cukup berat karena suhu tubuh Hagia menembus lebih dari 41 derajat Celsius dan ia mulai kesulitan makan serta minum.
Setelah Hagia dirawat di rumah sakit, giliran Jessica yang mengalami demam tinggi pada hari berikutnya. Sehari kemudian, putra mereka, Don, juga terserang demam hingga 41 derajat Celsius.
Baca Juga: 26 Tahun Menunggu, Jonatan Christie Akhirnya Jadi Pebulutangkis Nomor 1 Dunia
“Don nggak sampai rawat inap karena staminanya masih bagus, makan minum masih mau, walaupun demamnya kemarin itu 41,” kata Vincent saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026).
Kondisi Hagia membuat Jessica dan Vincent cemas. Jessica bahkan sempat khawatir demam tinggi tersebut memicu kejang. Namun, kekhawatiran itu tidak terjadi.
“Alhamdulillahnya nggak,” jawab Vincent ketika ditanya mengenai kondisi tersebut.
Baca Juga: Ivar Jenner Batal Pulang ke Eropa, Pilih Bertahan di Dewa United
Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan Jessica, Hagia, dan Don sama-sama terinfeksi Influenza A.
Vincent mengatakan dokter menjelaskan terdapat perbedaan antara Influenza A dan Influenza B, terutama terkait proses pemulihan.
“Jadi ada Influenza A sama Influenza B. Yang A lebih cepat pulihnya, kalau Influenza B agak lama, kalau dari dokter,” jelasnya.
Jessica menambahkan, penyakit yang mereka alami disebabkan virus yang cukup kuat sehingga memicu demam tinggi. Kondisinya berbeda dari flu biasa yang selama ini dikenal masyarakat.
Baca Juga: Di Gregorio Tersingkir dari Juventus, Bournemouth Amankan Kiper Italia Itu
Jessica sendiri mengalami demam hingga 39,8 derajat Celsius pada hari kedua. Kondisi tersebut membuatnya turut mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Diduga Berawal dari Pengasuh
Vincent juga mengungkap dugaan awal rantai penularan di dalam keluarga. Menurut dia, virus tersebut diduga pertama kali dibawa oleh seorang pengasuh yang kemudian menularkannya kepada Hagia.
“Awalnya itu dari suster. Dari suster ke Hagia, Hagia ke Jes, Hagia ke Don, terus ke orang-orang yang lain,” ungkap Vincent.
Kondisi Hagia kemudian berangsur membaik. Pada hari keempat perawatan, demamnya sudah turun dan kondisinya menunjukkan perkembangan positif.
Baca Juga: Savinho Tinggalkan Manchester City, Tottenham Tebus Rp1,85 Triliun
Meski demikian, Jessica dan Vincent memutuskan memperpanjang masa rawat inap Hagia satu hari. Alasannya, Jessica masih menjalani perawatan sehingga mereka mempertimbangkan kondisi keluarga jika Hagia langsung dibawa pulang.
“Tapi kita extend sehari karena mamanya masih di rumah sakit. Jadi kalau umpamanya Hagia pulang, ya susah juga. Jadi kita extend sehari,” kata Vincent.
Hagia baru diperbolehkan pulang setelah tidak mengalami demam selama lebih dari 24 jam. Meski sudah kembali ke rumah, keluarga tersebut tetap harus menjalani pengobatan antivirus selama lima hari.
Vincent memastikan kondisi Jessica dan kedua anaknya kini sudah membaik.
Baca Juga: Polsek Kualuh Hulu GSN, Sasar Perkebunan Sawit di Gunting Saga
“Pas pulang tetap konsumsi antivirusnya, itu selama lima hari. Sekarang sudah oke, semuanya sudah sehat,” ujarnya.
Don menjadi satu-satunya yang masih menyisakan gejala berupa batuk. Meski sempat mengalami demam hingga 41 derajat Celsius, Vincent menyebut kondisi putranya relatif stabil karena tetap aktif dan masih mau makan serta minum.
“Don dari awal tuh 41, tapi tetap aktif. Masih mau makan, masih mau minum. Ya lemes-lemes, tapi masih mau main di rumah,” tukasnya. (net)
Editor : Editor Satu