Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Masayu Anastasia Ketagihan Masuk Ruang Autopsi Demi Film Baru

Editor Satu • Kamis, 16 Juli 2026 | 10:00 WIB
Masayu Anastasia.
Masayu Anastasia.

JAKARTA, METRODAILY – Aktris Masayu Anastasia mengaku mendapat pengalaman tak terlupakan saat membintangi film Autopsy: Dead Body Can Talk.

Memerankan seorang dokter forensik membuatnya harus akrab dengan ruang autopsi, istilah medis, hingga prosedur pemeriksaan jenazah. Alih-alih merasa takut, Masayu justru mengaku ketagihan berada di lokasi tersebut.

Film produksi Karya Kreatif Utama itu mengusung genre Forensic Psychological Thriller dan terinspirasi dari kisah nyata dokter forensik Indonesia, dr. Sumy Hastry Purwanti.

Baca Juga: Ariel Tatum Rayakan Ultah Kelima Kucing Peliharaan, Aksinya Banjir Pujian

Saat peluncuran poster dan trailer film di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Masayu mengungkapkan proses pendalaman karakter yang tidak mudah. Ia harus mempelajari berbagai istilah kedokteran, bahasa kepolisian, hingga teknik autopsi agar perannya tampil meyakinkan.

"Tantangannya adalah menghafalkan bahasa-bahasa kedokteran, bahasa kepolisian, terus cara autopsi yang benar. Karena aku juga enggak mau sembarangan," ujar Masayu.

Ruang Autopsi Jadi 'Playground'

Berbeda dari dugaan banyak orang, perempuan berusia 42 tahun itu mengaku sama sekali tidak merasa ngeri berada di ruang autopsi yang dipenuhi replika tubuh manusia.

Baca Juga: Mulan Jameela Menangis Kenang Ahmad Dhani Bebas dari Penjara

Bahkan, suasana lokasi syuting justru membuatnya semakin penasaran untuk mempelajari dunia forensik.

"Enggak takut. Setiap di ruang autopsi aku selalu bilang ini 'playground'. Sampai semua orang di lokasi manggil aku 'Bu Dokter'," katanya sambil tertawa.

Masayu mengaku kerap menghabiskan waktu menjelajahi set syuting ketika kru sedang menyiapkan adegan. Ia bahkan memegang replika tubuh manusia serta membaca berbagai buku patologi yang tersedia di lokasi.

"Kadang mereka lagi menyiapkan set, aku malah asyik sendiri melihat-lihat, megang fake body. Aku juga baca buku patologi dan banyak belajar dari situ," ungkapnya.

Baca Juga: Manchester United Boyong Tielemans dari Aston Villa, Transfer Tembus Rp872 Miliar

Awalnya Mengira Akan Menangis

Masayu mengaku sempat berpikir dirinya akan ketakutan ketika pertama kali masuk ke ruang autopsi. Namun, rasa penasaran justru mengalahkan ketakutannya.

"Aku yang minta sendiri masuk ke ruang autopsi. Awalnya kupikir bakal nangis atau takut, ternyata malah banyak belajar tentang tubuh manusia dan dunia forensik," jelasnya.

Sutradara Ozan Ruz mengatakan film ini tidak mengandalkan horor supranatural, melainkan menghadirkan ketegangan psikologis yang berakar pada dunia forensik.

Baca Juga: Inter Milan Bidik Scudetto Beruntun, Marotta Pasang Target Tinggi

Menurutnya, penonton akan diajak mengikuti proses seorang dokter forensik dalam mengungkap misteri kematian melalui pendekatan ilmiah dan investigasi.

Sementara itu, Rina Tarigan selaku Story Origin menyebut sosok dr. Sumy Hastry Purwanti menjadi inspirasi utama karena dedikasinya dalam mengungkap berbagai kasus kriminal melalui ilmu forensik.

Selain Masayu Anastasia, film ini juga dibintangi Teuku Rifnu Wikana, Samuel Rizal, Ge Pamungkas, serta kreator konten Riyuka Bunga.

Film Autopsy: Dead Body Can Talk dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. (net)

Editor : Editor Satu
masayu anastasia