Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Koleksi Jam Vintage, Ardina Rasti: Lebih Bernilai Seni dan Investasi

Editor Satu • Senin, 13 Juli 2026 | 11:56 WIB
Ardina Rasti.
Ardina Rasti.

JAKARTA, METRODAILY – Aktris Ardina Rasti mengungkapkan hobi unik yang dijalaninya bersama sang suami, Arie Dwi Andhika, yakni mengoleksi jam tangan vintage.

Bagi pasangan ini, jam lawas bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga memiliki nilai sejarah, seni, sekaligus investasi jangka panjang.

Rasti mengaku mulai jatuh hati pada jam tangan keluaran era 1980-an. Bahkan, beberapa koleksinya berasal dari dekade yang jauh lebih tua.

"Aku suka jam tangan vintage, terutama dari tahun 80-an. Bahkan ada juga koleksi tahun 1940-an," ujar Ardina Rasti saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca Juga: Gelandang Timnas Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia

Sementara itu, Arie Dwi Andhika mengatakan koleksi jam vintage mereka kini sudah cukup banyak. Menurutnya, hobi tersebut juga menjadi bentuk investasi yang nilainya berpotensi terus meningkat.

"Itu merupakan investasi ke depan buat kita berdua," kata Arie.

Rasti menilai setiap jam tangan vintage memiliki cerita dan karakter tersendiri. Ada yang pernah digunakan pilot pada masanya, ada pula yang diproduksi pada tahun-tahun tertentu yang memiliki nilai historis.

"Menurut aku ada seninya. Misalnya jam tahun 1980, tahun kelahiran kita, atau jam yang dulu dipakai pilot zaman dahulu. Di masanya jam itu terkenal banget. Dan ternyata jam-jam jadul itu lebih tahan lama dibanding jam sekarang. Sampai sekarang masih berfungsi dengan sangat baik," jelasnya.

Baca Juga: Ultah ke-28, Aurel Hermansyah Berharap Punya Anak Laki-Laki

Menariknya, pasangan ini tidak selalu berburu jam mahal. Rasti mengungkapkan sebagian koleksi justru diperoleh dari pasar loak dengan harga yang relatif terjangkau.

"Kadang kita dapatnya di pasar loak. Kita tipe yang kalau bisa murah, kenapa harus mahal," ujarnya.

Dalam urusan belanja, Rasti juga mengaku selalu membandingkan harga sebelum membeli barang. Jika lebih murah secara daring, ia akan memilih berbelanja online.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pasar Nauli Sibolga, Ratusan Kios Ludes, Pedagang Menangis

Namun, untuk produk seperti sepatu, ia lebih memilih datang langsung ke toko agar bisa mencobanya terlebih dahulu.

Tak hanya hemat saat berburu jam, Rasti juga mengaku terbiasa mengenakan pakaian murah ketika bekerja. Bahkan, saat menjadi host program *Bedah Rumah*, ia sering memakai pakaian dengan harga sangat terjangkau.

"Aku waktu jadi host Bedah Rumah, banyak banget yang kaget aku selalu pakai baju harga Rp10 ribu dan Rp5 ribuan. Benar-benar literal ada yang Rp5 ribuan," ungkapnya.

Menurut Rasti, sebagian besar pakaian yang dikenakannya saat syuting bahkan dibeli dengan harga di bawah Rp50 ribu.

Baca Juga: 30 Lulusan SMA Unggul DEL Tembus Kampus Elite Dunia, Luhut: Anak Tepi Danau Toba Bisa Mendunia

"Jadi nggak sayang kalau mau dibawa nyemplung-nyemplung," katanya.

Di usianya sekarang, Rasti mengaku lebih mengutamakan kenyamanan dibanding mengikuti tren fesyen. Ia pun lebih banyak menggunakan produk lokal dalam kesehariannya.

"Aku malah suka hampir semuanya barang lokal yang aku pakai sekarang. Kayaknya makin berumur makin lebih penting kenyamanan daripada gaya," tutupnya. (dtc)

Editor : Editor Satu
#ardina rasti