JAKARTA, METRODAILY – Penyanyi Mutia Ayu mengaku mengalami kerugian besar setelah akun Instagram pribadinya yang memiliki sekitar 1 juta pengikut diretas hingga akhirnya dinonaktifkan.
Insiden tersebut membuat berbagai kontrak kerja sama promosi dan endorsement yang menjadi sumber pendapatannya ikut terganggu.
Mutia mengatakan dirinya tidak lagi dapat mengakses akun tersebut setelah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Argentina Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Singkirkan Swiss 3-1
"Ya sudahlah ya, mungkin memang bukan rezekinya. Meskipun tetap ada perasaan kesal di hati, tapi ya tidak apa-apa," ujar Mutia saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Sebagai figur publik, media sosial menjadi salah satu sarana utama Mutia menjalankan kerja sama komersial dengan berbagai merek. Hilangnya akun tersebut membuat sejumlah pekerjaan tidak dapat diselesaikan sesuai kesepakatan.
Beruntung, menurut istri mendiang Glenn Fredly itu, para klien memahami kondisi yang dialaminya sehingga tidak menuntut ganti rugi ataupun memberikan sanksi atas konten promosi yang gagal tayang.
Baca Juga: Opera Batak 'Tona Sian Huta' di Taput Jadi Panggung Budaya untuk Diaspora dan UMKM
"Untungnya produknya yang kerja sama sama aku nggak minta apa-apa. Mereka juga ikhlas karena mau gimana lagi kan," tuturnya.
Sulit Dapat Endorsement Lagi
Untuk memulai kembali aktivitas di media sosial, Mutia telah membuat akun Instagram baru dan menawarkan kerja sama kepada sejumlah klien lama.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena akun barunya masih memiliki jumlah pengikut yang jauh lebih sedikit dibanding akun sebelumnya.
"Cuma mereka nggak mau karena followers aku nggak sebanyak kemarin. Yang kemarin sampai satu juta followers, sekarang baru 40 ribu," ungkapnya.
Baca Juga: Ruas Sinaksak–Simpang Panei Mulai Berbayar, Tarif Terdekat Rp13.500-Rp27.000
Mutia mengakui kondisi tersebut berdampak langsung pada pendapatannya. Banyak peluang kerja sama yang terhenti karena akun baru dinilai belum memiliki jangkauan audiens yang cukup besar untuk kebutuhan promosi.
"Ya pasti banyak kehilangan pemasukan karena akun Instagram baru. Pasti menyayangkan, cuma kan nggak bisa berbuat apa-apa," pungkasnya. (net)
Editor : Editor Satu