JAKARTA, METRODAILY – Aktris Marshanda kembali menunjukkan totalitas aktingnya dalam film terbaru berjudul Saat Aku Bersuara.
Dalam film yang mengangkat isu kekerasan seksual tersebut, Marshanda mengaku sengaja membawa pengalaman traumatis dalam hidupnya untuk memperkuat karakter yang diperankannya.
Film garapan sutradara Sonu Samtani itu menempatkan Marshanda sebagai Nadia, seorang pengacara muda yang berjuang bangkit setelah menjadi penyintas kekerasan seksual.
Baca Juga: Kreator Merapat! Adobe Gratis 6 Bulan untuk Pelanggan Indosat, Peluang Monetisasi Dibuka Lebar
Saat menghadiri press screening di Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026), Marshanda mengungkapkan bahwa dirinya melibatkan luka emosional yang pernah dialami dalam kehidupan nyata untuk mendalami karakter Nadia.
"Aku melibatkan trauma yang ada dalam hidup aku. Kalau Caca merasakan trauma, aku buat rasa trauma itu terlibat ketika aku berperan menjadi Nadia," ujar Marshanda.
Menurut perempuan yang akrab disapa Caca itu, perjalanan emosional Nadia menjadi tantangan terbesar selama proses syuting. Ia harus menampilkan berbagai spektrum emosi, mulai dari depresi, putus asa, hingga semangat untuk bangkit kembali.
Baca Juga: 357 Jemaah Haji Kloter 11 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Ai
Menariknya, dari seluruh emosi yang harus dihidupkan, Marshanda mengaku rasa harapan justru menjadi bagian yang paling sulit untuk dimainkan.
"Selama syuting, rasa emosi yang benar-benar aku rasakan beragam banget. Dari down sampai dia punya harapan lagi," katanya.
"Semua emosi, kayak depresi, putus asa, berharap lalu berjuang. Menurut aku di antara semuanya, yang paling sulit dirasakan adalah berharap," lanjutnya.
'Saat Aku Bersuara' mengikuti kisah Nadia yang hidupnya berubah setelah menjadi korban kekerasan seksual. Di tengah trauma yang membekas dan sistem yang sering kali tidak berpihak kepada korban, Nadia berusaha bangkit serta memperjuangkan keadilan.
Film ini juga mengangkat pesan tentang pentingnya keberanian untuk bersuara, dukungan keluarga, persahabatan, serta perlawanan terhadap stigma yang kerap membuat korban memilih diam.
Marshanda menilai perjuangan untuk bangkit harus dimulai dari diri sendiri.
"Nggak akan ada yang bisa nolong kita kalau kita merasa nggak pantas ditolong dan kita nggak mau berjuang," ujarnya.
Sementara itu, aktor Teuku Rifnu Wikana menegaskan bahwa pesan film ini tidak hanya ditujukan kepada perempuan. Menurutnya, kekerasan seksual dapat menimpa siapa saja, termasuk laki-laki.
Baca Juga: Marc Cucurella Berlabuh ke Real Madrid
"Film ini lebih universal, bahwa banyak juga laki-laki yang menjadi korban. Jadi film ini ditujukan bukan hanya untuk perempuan, tapi semuanya. Agar tidak lagi terjadi kejahatan-kejahatan yang sama," kata Rifnu.
Film yang ditulis Tisa TS tersebut diproduksi oleh Arjuna Mega Films, Rain Creation, dan Lex Pictures. Selain Marshanda, film ini juga dibintangi Ibnu Jamil, Lukman Sardi, Cut Mini, Teuku Rifnu Wikana, Lydia Kandou, Omar Daniel, serta sejumlah aktor dan aktris ternama lainnya.
'Saat Aku Bersuara' dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. (net)
Editor : Editor Satu