JAKARTA, METRODAILY – Aktor Dwi Sasono tampil di luar citra yang selama ini melekat padanya sebagai sosok keluarga harmonis.
Dalam trailer terbaru film Jangan Buang Ibu, ia memerankan seorang ayah problematik yang kerap membentak, mengeluarkan kata-kata kasar, hingga melakukan kekerasan terhadap keluarganya.
Trailer terbaru yang dirilis rumah produksi Leo Pictures itu memperlihatkan sisi lain dari kisah yang sebelumnya berfokus pada perjuangan seorang ibu membesarkan tiga anaknya seorang diri.
Kali ini, penonton diajak melihat luka keluarga yang ditinggalkan oleh sosok ayah yang gagal menjalankan perannya.
Karakter ayah yang diperankan Dwi Sasono digambarkan sebagai figur yang meninggalkan keluarga dan mewariskan beban berat berupa utang.
Kehadirannya yang minim membuat ketiga anaknya tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah, situasi yang dinilai dekat dengan realitas banyak keluarga di Indonesia.
Meski dikenal sebagai sosok *family man*, Dwi mengaku tertantang memerankan karakter tersebut. Menurutnya, sang ayah dalam film itu sebenarnya memiliki niat baik, namun memilih cara yang keliru dalam mendidik anak-anaknya.
> “Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal seperti dia,” kata Dwi Sasono.
Dalam kehidupan nyata, Dwi mengaku memiliki pandangan berbeda mengenai pola asuh anak. Ia percaya bahwa anak bukanlah milik orang tua sepenuhnya.
> “Saya percaya anak-anak saya bukan milik saya, tapi milik semesta. Setiap kelahiran memiliki misinya masing-masing dan blueprint-nya masing-masing,” ujarnya.
Kisah Anak Bungsu yang Tumbuh Tanpa Sosok Ayah
Trailer terbaru juga menyoroti perjalanan Tria, anak bungsu Ristiana yang diperankan Saputra Kori. Tria digambarkan tidak pernah mengenal ayahnya sejak masih dalam kandungan hingga beranjak dewasa.
Ketiadaan figur ayah membuat Tria tumbuh sebagai remaja yang kerap bermasalah di sekolah. Namun, kasih sayang dan perjuangan sang ibu membuatnya berusaha memperbaiki hidupnya.
Saputra Kori mengaku tersentuh dengan perjuangan karakter Ristiana dalam film tersebut. Jika berada di posisi Tria, ia mengaku akan berjuang keras untuk membahagiakan ibunya.
> “Aku bakal fokus bekerja dan berusaha sekuat mungkin sampai bisa mengangkat derajat keluarga. Aku tidak akan pernah melupakan Ibu Ristiana,” ujarnya.
Diperkuat Deretan Bintang Ternama
Dalam film ini, Dwi Sasono beradu akting dengan Nirina Zubir yang memerankan Ristiana, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan ketiga anaknya di tengah keterbatasan ekonomi.
Selain Dwi dan Nirina, film ini juga dibintangi oleh Refal Hady, Amanda Manopo, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, dan Humaira Jahra.
Film ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, diproduseri Agung Saputra, serta ditulis oleh Widya Arifianti.
*Jangan Buang Ibu* dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai **25 Juni 2026**. Film ini mengangkat kisah emosional tentang perjuangan seorang ibu yang ditinggal suami dan harus menghadapi beban utang sambil membesarkan tiga anaknya seorang diri.
Melalui konflik keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini diharapkan mampu menyentuh penonton sekaligus mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membangun keluarga yang utuh.
Leo Pictures optimistis film ini dapat melanjutkan kesuksesan drama keluarga sebelumnya, Bila Esok Ibu Tiada, yang berhasil meraih lebih dari 3,9 juta penonton di bioskop.
Sinopsis Singkat
Ristiana (Nirina Zubir) berjuang membesarkan tiga anaknya—Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori)—setelah ditinggalkan suaminya.
Di tengah kehidupan sederhana yang mereka jalani, Ristiana harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sang suami meninggalkan utang dalam jumlah besar.
Situasi tersebut memicu konflik dalam keluarga hingga membuat hubungan ibu dan anak yang sebelumnya hangat mulai merenggang.
Di tengah perjuangan untuk berbakti kepada ibunya, Tama, Dewi, dan Tria harus berpacu dengan waktu sebelum penyesalan datang terlambat. (rel)
Editor : Editor Satu