JAKARTA, METRODAILY – Penyanyi dangdut Via Vallen akhirnya buka suara setelah ramai menjadi perbincangan di media sosial akibat menjual sejumlah aset pribadinya, termasuk mobil mewah BMW 430i Convertible.
Keputusan tersebut memicu berbagai spekulasi dari netizen. Sebagian bahkan menduga pelantun lagu Sayang itu sedang mengalami kesulitan ekonomi hingga terpaksa melepas aset-aset berharganya.
Namun, Via Vallen dengan tegas membantah tudingan tersebut. Melalui unggahan di media sosial, istri dari Chevra Yolandi itu menegaskan bahwa penjualan aset dilakukan murni karena pertimbangan efisiensi dan bukan karena kondisi keuangan yang bermasalah.
Baca Juga: Gisella Anastasia Berduka, Hadiri Pemakaman Adat Batak Sang Opung
"Terus soal aku jualin mobil, jualin tanah dikomenin yang tidak-tidak. Aku jualan aset ya aset aku sendiri padahal, bukan lagi ngemis juga jadi ngapain mengsedih coba," tulis Via.
Menurut penyanyi bernama asli Maulidia Octavia itu, aset yang sudah tidak digunakan justru menjadi beban karena tetap membutuhkan biaya perawatan dan pajak setiap tahun.
Ia mencontohkan pengalaman mobil Alphard miliknya yang pernah terbakar. Saat itu banyak pihak yang berminat membeli, namun ia memilih mempertahankannya. Keputusan tersebut justru membuat kendaraan itu kehilangan nilai karena terlalu lama tidak dimanfaatkan.
Baca Juga: 18 Tahun Menjanda, Yuni Shara Belum Tertarik Menikah Lagi
"Barang nggak kepake, tapi pajak tetap harus bayar. Sama kayak mobil Alphardku yang kebakar dulu. Awal-awal kebakar banyak yang mau beli, ditawar ratusan juta. Karena sayang, disimpan aja sampai akhirnya sekarang cuma jadi bangkai yang nggak bernilai," ungkapnya.
Via juga menegaskan bahwa dirinya memang sedang mengurangi aktivitas di dunia hiburan. Namun keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi yang telah dipertimbangkan dengan matang dan tidak berkaitan dengan kondisi finansial.
"Aku nggak BU (butuh uang) banget, jadi ngapain harus diobral asetnya. Aku memang memutuskan hiatus karena keadaan yang aku pilih sendiri," tulisnya.
Baca Juga: Dihujat Tak Bayar Korban Penipuan, Melaney Ricardo Bongkar Tarif Bintang Tamu Podcastnya
Ia menambahkan bahwa alasan mengiklankan aset melalui media sosial pribadi adalah agar calon pembeli lebih jelas dan proses penawaran berjalan secara wajar.
Pernyataan Via pun mendapat banyak dukungan dari penggemar. Mereka menilai menjual aset pribadi merupakan hak setiap individu dan tidak bisa langsung dijadikan indikator seseorang sedang mengalami masalah ekonomi.
Di tengah polemik tersebut, Via Vallen tetap dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut paling sukses di Indonesia. Perempuan kelahiran 1 Oktober 1991 asal Jawa Timur itu memulai karier bernyanyi sejak usia remaja dengan tampil dari panggung ke panggung.
Baca Juga: Kai Havertz Bersinar, Jerman Tundukkan Amerika Serikat 2-1
Namanya mulai dikenal luas setelah merilis lagu "Selingkuh" pada 2015. Namun popularitasnya benar-benar melejit dua tahun kemudian melalui lagu Sayang yang menjadi fenomena nasional dan meraih ratusan juta penonton di YouTube.
Kariernya semakin bersinar ketika dipercaya membawakan lagu resmi Asian Games 2018, Meraih Bintang. Lagu tersebut sukses besar dan turut mengangkat popularitas Via ke level internasional.
Berkat sederet prestasi tersebut, Via meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk kategori Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler pada ajang Indonesia Dangdut Awards 2018.
Baca Juga: Rafael Leao Dikartu Merah, Portugal Tetap Tumbangkan Chile 2-1 Jelang Piala Dunia 2026
Kesuksesannya memadukan musik pop dengan irama dangdut koplo membuat Via mendapat julukan "Ratu Pop Koplo". Hingga kini, meski tengah mengurangi aktivitas panggung, namanya tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam industri musik dangdut Tanah Air.
Klarifikasi yang disampaikan Via sekaligus menepis anggapan bahwa penjualan aset identik dengan kebangkrutan. Baginya, langkah tersebut merupakan bagian dari pengelolaan aset yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan saat ini. (net)
Editor : Editor Satu