Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dihujat Tak Bayar Korban Penipuan, Melaney Ricardo Bongkar Tarif Bintang Tamu Podcastnya

Editor Satu • Senin, 8 Juni 2026 | 09:25 WIB
Melaney Ricardo menjelaskan sistem pembayaran narasumber podcast miliknya yang disebut fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi tamu.
Melaney Ricardo menjelaskan sistem pembayaran narasumber podcast miliknya yang disebut fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi tamu.

JAKARTA, METRODAILY – Presenter dan kreator konten Melaney Ricardo akhirnya buka suara terkait polemik pembayaran narasumber dalam podcast miliknya.

Ia mendapat sorotan publik setelah dituding tidak memberikan bayaran kepada korban penipuan katering yang baru-baru ini menjadi bintang tamu di kanal YouTube-nya.

Melalui video yang diunggah di TikTok, Melaney menjelaskan bahwa podcast yang dikelolanya merupakan proyek pribadi dan tidak berada di bawah perusahaan media besar.

Baca Juga: Kai Havertz Bersinar, Jerman Tundukkan Amerika Serikat 2-1

Karena itu, kebijakan pemberian honor kepada narasumber bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan konten maupun kondisi tamu yang hadir.

Menurut Melaney, tidak semua bintang tamu menerima bayaran dalam bentuk yang sama. Untuk kalangan artis atau figur publik yang sudah memiliki hubungan pertemanan dengannya, kerja sama biasanya dilakukan dengan sistem barter konten.

"Ada beberapa tamu yang memang teman-teman artis, kita barter," ujar Melaney.

Sementara itu, untuk narasumber umum, pihaknya biasanya memberikan uang transport dengan nominal berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.

Baca Juga: Rafael Leao Dikartu Merah, Portugal Tetap Tumbangkan Chile 2-1 Jelang Piala Dunia 2026

"Fee transport yang aku berikan adalah Rp1,5 juta sampai dengan Rp2 juta, tergantung materi konten dan siapa tamunya," jelasnya.

Meski demikian, nominal tersebut tidak bersifat mutlak. Melaney mengaku beberapa tamu mendapatkan bayaran lebih besar karena mempertimbangkan kondisi ekonomi maupun latar belakang mereka.

Ia mencontohkan nama-nama seperti Calvin Dores dan Fahmi Bo yang disebut menerima nominal di atas standar uang transport yang biasa diberikan.

"Calvin Dores dibayar bahkan lebih dari Rp2 juta. Ada beberapa tamu yang aku berikan lebih daripada fee transport biasanya karena tergantung dari keadaannya," ungkapnya.

Baca Juga: Belgia Bantai Tunisia 5-0, Kevin De Bruyne Ikut Pesta Gol

Melaney juga menyebut sejumlah nama lain yang pernah menerima bayaran saat tampil dalam podcastnya, di antaranya komika Upit, model disabilitas Jacqueline, Fanny Fadillah, Karen yang merupakan istri komedian Dede Sunandar, Arya Khan hingga petugas Basarnas.

Menanggapi tudingan bahwa dirinya hanya memanfaatkan narasumber untuk meraup keuntungan dari pendapatan iklan YouTube, Melaney membantah keras anggapan tersebut.

"Kalau aku dianggap hanya mengeruk AdSense dari tamu-tamu podcast aku, jawabannya aku rasa sih tidak," tegasnya.

Baca Juga: Real Madrid Siapkan Rp3 Triliun untuk Michael Olise? Ini Kata Deschamps

Terkait kasus korban penipuan katering yang menjadi sorotan, Melaney mengakui memang tidak memberikan uang transport. Namun, keputusan tersebut disebut berdasarkan kesepakatan dan asas saling membutuhkan antara kedua belah pihak.

Menurutnya, sebagai podcaster ia membutuhkan narasumber yang dapat memberikan informasi kepada publik. Sementara dari pihak korban, kehadiran di podcast tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan cerita dan menyebarluaskan informasi mengenai kasus yang mereka alami.

"Kembali kepada korban katering, kenapa saat podcast tidak dibayar? Karena masing-masing pihak punya kepentingan. Aku sebagai podcaster butuh narasumber, sementara mereka membutuhkan tempat untuk menyebarkan informasi dan berita kejadian yang menimpa mereka," jelas Melaney.

Baca Juga: Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Chiellini: Kami Sudah di Titik Terendah!

Ia menambahkan bahwa timnya telah menanyakan perihal honorarium kepada pihak narasumber. Namun, menurut Melaney, mereka sejak awal tidak meminta maupun menginginkan bayaran atas kehadiran dalam podcast tersebut.

Pernyataan ini pun memicu beragam respons di media sosial. Sebagian warganet menilai keputusan tersebut wajar karena bersifat sukarela, sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa narasumber tetap layak mendapatkan kompensasi atas kontribusinya dalam sebuah konten digital. (net)

Editor : Editor Satu
#podcast #melaney ricardo