JAKARTA, METRODAILY – Mantan penyanyi cilik Enno Lerian kini serius menekuni bisnis kuliner. Tak hanya melanjutkan usaha bebek goreng keluarga, Enno juga sukses menjual puding buatannya yang mendapat respons positif dari pelanggan dan penggemarnya.
Perempuan berusia 42 tahun itu mengaku hobi memasaknya mulai berkembang pesat sejak pandemi Covid-19. Kondisi yang mengharuskan banyak aktivitas dilakukan di rumah membuatnya semakin sering bereksperimen di dapur.
“Aku tuh beneran suka masak banget. Sejak Covid, setiap hari sering banget di dapur,” kata Enno saat ditemui di Studio FYP Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Longsor Putus Total Jalur Siborongborong–Sipirok, Akses Antarwilayah Lumpuh
Enno menjelaskan, sebelum pandemi dirinya sebenarnya sudah bisa memasak. Namun, saat itu ia belum benar-benar menikmati aktivitas tersebut seperti sekarang.
Menurutnya, situasi pandemi membuat dirinya dan keluarga lebih memilih memasak sendiri dibanding membeli makanan di luar rumah.
“Anak-anak di rumah, nggak bisa ke mana-mana, jajan juga takut. Akhirnya explore skill masak dan sampai sekarang jadi keterusan,” ujarnya.
Baca Juga: Walhi Gugat Intervensi Kasus Bencana Ekologis Tapanuli, Tuntut TPL Bayar Rp2,6 Triliun
Tak hanya sekadar hobi, kemampuan memasak itu kemudian berkembang menjadi peluang bisnis keluarga yang selama ini memang ingin dibangun bersama sang suami.
Enno mengungkapkan, usaha kuliner keluarga sebenarnya sudah dirintis sejak lama oleh kedua orang tuanya melalui bisnis bebek goreng.
“Dari dulu banget, sekitar 2011. Mama tuh sudah jualan bebek,” katanya.
Saat usaha keluarga mulai berjalan, Enno dan suami masih sebatas membantu proses pengantaran pesanan karena layanan ojek online belum seramai saat ini.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Sebut Tambang Batu di Tepian Danau Toba Ilegal
Meski sudah lama terlibat membantu usaha keluarga, Enno mengaku sempat tidak percaya diri untuk ikut memasak dalam bisnis tersebut.
“Kita memang pengen ngembangin usaha makanan. Tapi dulu aku nggak kepikiran kalau yang masak adalah aku,” tuturnya.
Perjalanan bisnis kulinernya semakin berkembang setelah seorang temannya mendorong Enno untuk menjual puding buatannya sendiri sekitar tahun lalu.
Awalnya, Enno hanya membuat puding untuk hampers Lebaran yang dibagikan kepada orang-orang terdekat. Tak disangka, respons yang diterima sangat positif.
Baca Juga: Pemkab Humbahas Tetapkan Pilkades Serentak 22 Oktober 2026 di 28 Desa
“Banyak yang bilang suka dan nanya kapan dijual lagi. Tapi aku awalnya nggak pede makanan aku dicobain orang,” ungkapnya.
Dorongan dari teman dan pengikut di media sosial akhirnya membuat Enno memberanikan diri membuka sistem pre-order untuk puding buatannya.
Meski dimulai secara coba-coba pada pertengahan tahun lalu, bisnis puding Enno ternyata berkembang cukup pesat dan mendapat sambutan hangat dari pembeli. (net)
Editor : Editor Satu