METRODAILY - Artis Sarwendah membantah tudingan melakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur. Isu tersebut mencuat setelah Pesulap Merah mengunggah video yang menyinggung nama Sarwendah.
Dalam video yang beredar di media sosial pada Minggu (17/5/2026), seorang kuncen Gunung Kawi menyebut nama Sarwendah sebagai salah satu artis yang pernah datang ke lokasi tersebut untuk menjalani ritual tertentu.
Pernyataan itu langsung memicu spekulasi dan perbincangan luas di kalangan warganet.
Baca Juga: Raline Shah Tampil Bak Diva di Cannes 2026: Gaun Putih dan Berlian Mewah
Menanggapi kabar tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, membenarkan kliennya memang pernah mengunjungi Gunung Kawi bersama Jordi Onsu sekitar tahun 2021 atau 2022.
Namun, Abraham menegaskan kedatangan mantan personel Cherrybelle itu bukan untuk melakukan ritual pesugihan, melainkan keperluan produksi konten podcast bertema horor.
“Podcast itu genrenya memang horor,” ujar Abraham Simon seperti dikutip dari kanal YouTube Insert Investigasi, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Maia Estianty Bahas Orang ‘Julid’, Sindir Ahmad Dhani?
Menurut Abraham, pihaknya masih mempelajari video yang memicu polemik tersebut dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan adanya unsur fitnah atau kesalahpahaman.
“Kami tak mau berburuk sangka sama orang. Kuncen Gunung Kawi memang menyebut nama klien kami, namun tidak menjelaskan secara pasti maksud kedatangannya,” katanya.
Pernyataan serupa juga disampaikan anggota tim kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu. Ia menilai tudingan ritual pesugihan terhadap Sarwendah tidak masuk akal.
Baca Juga: Barang Mewah Sandra Dewi Resmi Dilelang Negara: Tas Hermes hingga Ferrari
Menurutnya, Sarwendah selama ini dikenal aktif bekerja dan menjalani berbagai aktivitas profesional untuk memperoleh penghasilan.
“Tidak masuk akal saja kalau Sarwendah melakukan pesugihan sementara dia kerja dari pagi sampai pagi untuk menghasilkan uang,” ujar Chris.
Isu tersebut pun ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan beragam komentar dari warganet setelah video terkait Gunung Kawi viral di berbagai platform digital. (net)
Editor : Editor Satu