JAKARTA, METRODAILY - Model Ayu Aulia akhirnya buka suara terkait keputusan besar menjalani operasi pengangkatan rahim yang sempat memicu berbagai spekulasi publik, termasuk isu kehamilan dengan seorang bupati berinisial R.
Ayu menegaskan bahwa tindakan medis tersebut dilakukan murni karena masalah kesehatan serius yang telah ia derita sejak beberapa tahun terakhir, bukan karena isu yang beredar di media sosial.
Ia menjelaskan, gangguan kesehatan yang dialaminya bermula sejak 2017, ketika dirinya berulang kali harus menjalani operasi pengangkatan kista, miom, hingga tumor yang terus muncul kembali.
Baca Juga: Dewi Perssik Tegur Keras Aldi Taher Soal Status Ayah Anak, Singgung Privasi
“Ceritanya itu semua terjadi dari 2017. Dari kista diangkat, miom diangkat, tumor-tumor diangkat,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.
Ayu mengaku kondisi tersebut membuatnya harus menjalani tindakan operasi hampir setiap tahun karena tumor yang terus tumbuh kembali meski sudah diangkat.
“Setiap tahun itu saya operasi, tumor terus muncul lagi,” katanya.
Memasuki tahun 2020, kondisi kesehatan Ayu disebut semakin memburuk karena tumor mulai menyerang area sistem reproduksi. Situasi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga kondisi psikologisnya.
Baca Juga: Amanda Manopo Pilih Persalinan Caesar, Kenny Austin Ikuti Keputusan Istri
Ia mengungkapkan dokter sempat menyampaikan adanya risiko serius, termasuk kemungkinan gangguan pada sistem reproduksi hingga potensi komplikasi yang lebih berbahaya jika tidak segera ditangani.
“Risiko ke depannya kalau tidak ditangani bisa mengarah ke kanker,” ujarnya.
Kondisi tersebut akhirnya membuat Ayu harus mengambil keputusan besar untuk menjalani operasi pengangkatan rahim demi menyelamatkan kesehatannya.
“Di situ saya hancur sebagai perempuan, tapi harus memilih yang terbaik untuk tubuh saya,” ucapnya.
Baca Juga: Cinta Brian Serius Pacari Gisel, Singgung Komitmen Jangka Panjang
Di tengah isu yang berkembang, Ayu juga menanggapi kabar yang mengaitkan dirinya dengan sosok Bupati R. Ia menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sesuai dengan fakta dan mengaku pernyataan sebelumnya tidak benar.
“Nah hamil sama siapa ya, itu halusinasi saya saja. Ngelantur,” katanya.
Dengan penjelasan tersebut, Ayu berharap publik dapat memahami bahwa keputusan medis yang diambilnya murni berkaitan dengan kondisi kesehatan, bukan isu lain yang beredar di media sosial. (net)