Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ashanti Sandang Gelar Doktor, Disertasinya soal Adaptasi Penyanyi Senior di Era Digital

Editor Satu • Senin, 18 Mei 2026 | 10:17 WIB
Ashanti resmi meraih gelar doktor di Universitas Airlangga Surabaya
Ashanti resmi meraih gelar doktor di Universitas Airlangga Surabaya

SURABAYA, METRODAILY – Penyanyi sekaligus publik figur Ashanti resmi meraih gelar doktor dari Universitas Airlangga setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Studi Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Unair, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam sidang tersebut, Ashanti mengangkat disertasi berjudul “Respon Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia.”

Keberhasilan itu diraih setelah Ashanti melewati proses akademik panjang dan penuh tantangan, termasuk penolakan judul disertasi hingga empat kali.

Baca Juga: Bawa Ganja 2 Ball di Padangsidimpuan, 2 Pria Dicegat  1 Berhasil Kabur

“Alhamdulillah setelah melewati perjuangan panjang berkat promotor saya yang luar biasa ini. Kalau bukan karena Pak Suko mungkin aku enggak selesai dari sini. Selalu memotivasi, selalu memberikan energi positif bahwa tidak boleh menyerah, harus berjuang sampai titik akhir,” kata Ashanti usai sidang terbuka, kemarin.

Ashanti mengungkapkan perjuangan menempuh pendidikan doktoral tidak mudah karena harus membagi waktu di tengah aktivitasnya sebagai penyanyi, istri, ibu, hingga nenek.

“Ditolak judul empat kali. Judul pertama ditolak, kedua, ketiga, bahkan saya sudah publikasi juga, tapi ditolak lagi. Jadi judul keempat baru diterima,” ujarnya.

Baca Juga: Renovasi Tuntas, Jembatan Merah Putih di Sei Merbau Tanjungbalai Diserahkan Kepada Warga

Ia mengaku tetap berupaya menyelesaikan pendidikan dengan baik meski disibukkan berbagai aktivitas di dunia hiburan dan keluarga.

“Aku sangat bangga buat orang-orang yang masih mau belajar di umur yang mungkin sudah tidak muda lagi. Aku juga kesibukan istri, ibu, nenek, kerjaan banyak, ikut lomba dan banyak hal, tapi tetap berusaha bagaimana harus selesai dengan baik,” katanya.

Dalam penelitiannya, Ashanti menyoroti bagaimana penyanyi generasi baby boomers dan Generasi X menghadapi perubahan besar akibat digitalisasi industri musik Indonesia. Ia berharap hasil riset tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri musik nasional.

Baca Juga: Bawa 900 Liter Solar Subsidi, 1 Pria Diamankan Polres Tapsel di Halongonan Timur

“Semoga bisa berguna buat industri musik Indonesia. Walaupun terlihat hanya perbandingan antara baby boomers dan Gen X dalam beradaptasi di digital, tapi yang dibahas dan dibedah banyak sekali,” ucapnya.

Sementara itu, promotor Ashanti, Dr. Suko Widodo, menegaskan tidak ada perlakuan khusus selama proses akademik berlangsung meski Ashanti dikenal sebagai figur publik.

“Saya kira tidak ada kompromi. Mau artis, mau anak presiden, apa pun dalam pengetahuan saya sama haknya. Ashanti telah memenuhi kedisiplinan sebagai seorang akademisi dan konsisten,” ujar Suko.

Baca Juga: Layani Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga, Ketua PN Tanjungbalai Apresiasi LBH Keadilan Setara 

Menurutnya, penelitian Ashanti dinilai relevan karena membahas perjuangan penyanyi senior dalam menghadapi transformasi digital di industri musik Indonesia. (jp)

Editor : Editor Satu
#doktor #ashanty