Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Prilly Latuconsina Bongkar Kerasnya Dunia Sinetron: Dulu Nyaris Kerja 24 Jam

Editor Satu • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:26 WIB
Aktris Prilly Latuconsina membagikan pengalaman soal kerasnya dunia syuting sinetron pada awal kariernya di industri hiburan Indonesia.
Aktris Prilly Latuconsina membagikan pengalaman soal kerasnya dunia syuting sinetron pada awal kariernya di industri hiburan Indonesia.

METRODAILY - Prilly Latuconsina mengungkap kerasnya dunia syuting sinetron yang pernah ia jalani pada awal kariernya. Pengakuan tersebut viral di media sosial setelah Prilly menceritakan tekanan berat yang dialami para pemain sinetron di masa lalu.

Dalam video yang beredar, Prilly menyebut kondisi industri hiburan dulu jauh berbeda dibanding sekarang, terutama terkait jam kerja dan kesehatan mental para pekerja seni.

“Perjuangan syuting pada zaman itu sangat berbeda dengan zaman sekarang. Kita nggak punya jam kerja pada zaman dulu,” ujar Prilly, dikutip Selasa (5/5/2026).

Baca Juga: Declan Rice Ajak 200 Ribu Suporter Arsenal Padati Final Liga Champions

Menurutnya, para pemain sinetron kala itu nyaris tidak memiliki waktu istirahat yang cukup karena tuntutan produksi dan kejar tayang yang sangat tinggi.

Prilly juga mengatakan para artis pada masa itu sulit menyampaikan keluhan kepada pihak produksi. Bahkan, protes terkait kondisi kerja disebut bisa berdampak pada kelanjutan karier mereka di sebuah sinetron.

Ia mengungkapkan kesadaran soal mental health saat itu belum sebesar sekarang. Akibatnya, pemain tetap dituntut bekerja meski kondisi mental sedang terganggu.

“Zaman dulu itu awareness mental health nggak setinggi sekarang. Jadi kita nggak bisa ke produser bilang mental health aku terganggu karena syuting ini,” kata Prilly.

Baca Juga: Diego Simeone Legawa Atletico Madrid Tersingkir dari Liga Champions

Menurutnya, ada konsekuensi besar jika pemain dianggap terlalu banyak mengeluh. Karakter yang dimainkan bisa saja langsung dihilangkan dari alur cerita.

“Besoknya peran aku langsung mati dan udah nggak ada lagi karakternya,” ungkapnya.

Aktris yang dikenal lewat sejumlah judul sinetron dan film itu menyebut banyak pemain sinetron pada masa lalu harus bekerja hampir 24 jam sehari demi memenuhi jadwal tayang televisi.

Baca Juga: Arsenal di Ambang Sejarah, Kuasai Perburuan Gelar Premier League dan Liga Champions

Karena itu, Prilly bersyukur kondisi industri hiburan saat ini dinilai lebih sehat dan mulai memperhatikan kesejahteraan pekerja seni.

“Alhamdulillah sekarang kalian nggak ada lagi di posisi itu. Industrinya sekarang lebih sehat dibanding dulu,” tutupnya.

Pernyataan Prilly pun mendapat banyak respons dari netizen. Banyak yang mengaku baru mengetahui kerasnya ritme kerja pemain sinetron pada era kejayaan televisi striping di Indonesia. (Net)

Editor : Editor Satu
#prilly latuconsina