Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ayu Dewi Haram Bentak Anak, Pilih Redam Emosi dan Ajak Diskusi

Editor Satu • Senin, 27 April 2026 | 08:50 WIB
Presenter Ayu Dewi berbagi pengalaman pola asuh tanpa bentakan saat menghadiri acara Oreo Berbagi Seru di Jakarta.
Presenter Ayu Dewi berbagi pengalaman pola asuh tanpa bentakan saat menghadiri acara Oreo Berbagi Seru di Jakarta.

JAKARTA, METRODAILY – Presenter Ayu Dewi menerapkan pola asuh yang menekankan pengendalian emosi dalam mendidik anak. Ia mengaku “mengharamkan” membentak anak, terutama saat berada dalam kondisi emosi.

Istri dari Regi Datau itu memilih mengambil jeda ketika emosi memuncak. Menurutnya, komunikasi dalam keadaan marah justru berpotensi memperburuk situasi.

“Kalau memang lagi emosi banget, kita berhenti dulu. Kita bilang ke anak-anak, Mommy sama Daddy lagi marah, jadi jangan ngobrol dulu,” ujarnya saat ditemui dalam acara Oreo Berbagi Seru di Jakarta.

Baca Juga: Ashanty Jual “Istana Cinere” Rp25 M, Sempat Ditahan Anang karena Nilai Emosional

Pendekatan ini dilakukan untuk memberi ruang bagi orang tua maupun anak agar sama-sama menenangkan diri sebelum menyelesaikan masalah.

Setelah emosi mereda, Ayu Dewi mengedepankan komunikasi dua arah dengan anak-anaknya. Ia mengajak mereka berdiskusi, bukan sekadar memberi larangan tanpa penjelasan.

“Habis itu baru diajak ngobrol. Kita tanya, kenapa tadi Mommy marah, kamu merasa salah atau tidak. Jadi interaksi, bukan cuma melarang tanpa alasan,” jelasnya.

Baca Juga: Putus Tren Buruk, Chelsea Lega Akhirnya Tembus Final Piala FA

Sebagai ibu dari Aqilah Dewi Humairah, Mohamad Aqlan Akidi Datau, dan Mohamad Aklas Attar Datau, Ayu Dewi mengaku ingin menciptakan lingkungan keluarga yang hangat dan bebas dari tekanan emosional.

Ia khawatir, pola asuh dengan bentakan dapat meninggalkan luka batin yang berdampak hingga anak dewasa.

“Aku nggak mau punya keluarga yang tegang. Mungkin anaknya terlihat hebat, tapi di dalam hatinya ada luka. Itu yang aku hindari,” tutupnya. (Net)

Editor : Editor Satu
#ayu dewi