JAKARTA, METRODAILY – Penyanyi Ashanty memastikan rumah mewahnya yang dikenal sebagai “Istana Cinere” kembali dipasarkan. Properti tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp25 miliar setelah sempat tertunda selama beberapa tahun.
Keputusan menjual rumah itu sebenarnya sudah muncul sejak lima tahun lalu. Namun, prosesnya tidak berjalan mulus karena perbedaan pandangan dengan sang suami, Anang Hermansyah.
Ashanty mengungkapkan, Anang sempat menolak keras penjualan rumah tersebut karena memiliki nilai sejarah dan emosional tinggi bagi keluarga mereka. Rumah itu dibangun dari nol saat awal perjalanan karier mereka.
Baca Juga: Tumbangkan Newcastle, Arsenal Kembali Panaskan Perburuan Gelar
“Rumah itu kenang-kenangan. Dibangun saat kami berjuang dari awal, jadi punya nilai emosional besar,” ujar Ashanty di kawasan Radio Dalam, Jakarta.
Perbedaan pendapat itu bahkan sempat memicu konflik kecil dalam rumah tangga mereka. Untuk mempertahankan rumah tersebut, Anang disebut sengaja memasang harga sangat tinggi agar tidak menarik minat pembeli.
Strategi itu terbukti efektif. Selama beberapa tahun, rumah tersebut tetap menjadi milik keluarga meski sudah dipublikasikan untuk dijual.
Baca Juga: Tembok Kokoh! Jay Idzes Jadi Man of the Match Saat Sassuolo Tahan Fiorentina 0-0
Namun, situasi berubah setelah adanya permintaan dari putri sulung mereka, Aurel Hermansyah. Aurel berharap orang tuanya bisa tinggal lebih dekat dengannya.
Permintaan tersebut membuat Anang akhirnya melunak. Keluarga pun sepakat untuk benar-benar melepas rumah tersebut dan mencari hunian baru yang lebih dekat dengan anak serta cucu.
Kini, Ashanty menegaskan harga rumah sudah disesuaikan dengan nilai pasar agar lebih realistis dan menarik bagi calon pembeli.
“Kami jual di harga pasaran, bukan lagi harga tinggi seperti sebelumnya. Jadi lebih fair,” jelasnya.
Baca Juga: Sekretaris KNPI Simalungun Minta Bupati Pecat 24 PPPK, Kembalikan Gaji dan Laporkan ke Penegak Hukum
Langkah ini menandai babak baru bagi keluarga Hermansyah, sekaligus melepas salah satu properti yang penuh kenangan dalam perjalanan hidup mereka. (Net)
Editor : Editor Satu