METRODAILY - Kasus penipuan dan penggelapan 11 unit mobil yang menimpa Jessica Iskandar menyebabkan kerugian material mencapai Rp9,8 miliar.
Peristiwa tersebut melibatkan rekan bisnisnya, Christoper Steffanus Budianto alias Steven.
Kasus yang terjadi beberapa tahun lalu itu berdampak serius pada kondisi psikologis Jessica. Ia mengaku terpukul karena kerugian yang dialami berasal dari hasil kerja kerasnya di industri hiburan yang hilang dalam waktu singkat.
Baca Juga: Kiper Liverpool Dilarikan ke RS Usai Derby, Ini Kondisi Terbaru Mamardashvili
Dalam pernyataannya, Jessica menyebut proses pemulihan tidak berlangsung instan. Ia membutuhkan waktu cukup lama untuk keluar dari keterpurukan dan memulihkan kondisi mentalnya.
“Tapi ketika kita punya masalah besar dan kita bagi-bagi, lama-lama akan hilang,” ujar Jessica.
Jessica menjelaskan, ada sejumlah langkah yang dilakukannya untuk bangkit dari situasi tersebut. Pertama, ia memilih mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai bentuk penguatan batin.
Baca Juga: Odegaard Janji Akhiri Puasa 22 Tahun Arsenal, Tetap Yakin Juara Meski Kalah dari Man City
Kedua, ia mencari ruang aman untuk berbagi cerita dan menyalurkan emosi, sebagai bagian dari proses penyembuhan psikologis.
Ketiga, Jessica mengambil waktu untuk menepi sejenak dari rutinitas guna menenangkan diri dan mengolah perasaan yang dialaminya.
“Saat menepi, kita bisa mengolah perasaan kita. Di situ kita bisa lebih tenang,” katanya.
Kini, Jessica mengaku telah berhasil melewati fase sulit tersebut dan kembali menjalani aktivitasnya secara normal. (jp)