JAKARTA, METRODAILY - Kabar mengejutkan datang dari Meisya Siregar. Putranya, Bambang, didiagnosis mengidap penyakit autoimun langka, yakni Immune Thrombocytopenia (ITP).
Informasi tersebut disampaikan Meisya melalui unggahan di Instagram, Senin (13/4). Ia mengaku tidak menyangka anaknya yang selama ini aktif dan terlihat sehat harus menghadapi kondisi medis serius.
“Selalu ada hikmah dari setiap ketentuan Allah, mungkin kami terlalu takabur, menganggap anak kita sehat,” tulis Meisya.
Baca Juga: Rossa Difitnah Oplas Gagal, Manajemen Somasi Puluhan Akun
Menurutnya, sejak kecil Bambang dikenal aktif, gemar aktivitas fisik ekstrem seperti memanjat dan melompat, serta memiliki pola makan yang baik.
Awalnya Batuk Pilek, Berujung Diagnosis Serius
Meisya menjelaskan, kondisi tersebut bermula dari gejala ringan seperti batuk dan pilek. Saat itu, tidak ditemukan gangguan serius pada pemeriksaan awal, meski sempat didiagnosis sinus kronis.
Setelah menjalani pengobatan selama lima hari, kondisi Bambang sempat membaik. Namun, beberapa hari kemudian muncul gejala tidak biasa.
Baca Juga: Denada Ajak Ressa Tinggal Serumah di Jakarta, Fokus Perbaiki Hubungan Ibu-Anak
“Ditemukan memar di lutut, lalu hari kedua muncul di seluruh badan lebih banyak lagi memarnya, tanpa demam, tanpa perubahan perilaku,” ujarnya.
Kemunculan memar tanpa sebab yang jelas itulah yang akhirnya mengarah pada pemeriksaan lanjutan dan diagnosis ITP.
Apa Itu ITP?
ITP atau Immune Thrombocytopenia merupakan kelainan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang trombosit.
Baca Juga: Nita Thalia Rogoh Ratusan Juta untuk Operasi Wajah, Siap Lanjut Perbaikan Lagi
Akibatnya, jumlah trombosit dalam darah menurun sehingga penderitanya rentan mengalami:
- Memar tanpa benturan
- Perdarahan ringan hingga serius
- Bintik merah pada kulit
Meisya menjelaskan, penyakit ini sebelumnya dianggap tidak diketahui penyebabnya (idiopatik), namun kini diketahui berkaitan dengan gangguan sistem imun.
“Immune yang error, bereaksi berlebihan dan menganggap yang baik sebagai musuh,” tulisnya.
Baca Juga: Barcelona Wajib 3 Gol Tanpa Balas di Kandang Atletico, Demi Lolos ke Semifinal
Berharap Hanya Bersifat Sementara
Di akhir pernyataannya, Meisya berharap kondisi yang dialami putranya hanya bersifat akut dan tidak berkembang menjadi penyakit jangka panjang.
Ia menyebut, saat ini Bambang masih menjalani pengobatan lanjutan untuk menstabilkan jumlah trombosit.
“Semoga ini hanya akut yang tidak dibawa seumur hidupnya, dan nilai trombosit Bambang bisa stabil,” tutupnya. (Net)
Editor : Editor Satu