Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diserang Isu Pelakor Bertahun-tahun, Asila Maisa: Jangan Seret Keluarga!

Editor Satu • Selasa, 7 April 2026 | 07:00 WIB
Asila Maisa menyampaikan klarifikasi terkait tudingan miring yang dialamatkan kepadanya melalui unggahan di media sosial.
Asila Maisa menyampaikan klarifikasi terkait tudingan miring yang dialamatkan kepadanya melalui unggahan di media sosial.

JAKARTA, METRODAILY — Penyanyi Asila Maisa akhirnya buka suara terkait hujatan dan tudingan miring yang diterimanya selama bertahun-tahun, termasuk isu sebagai “pelakor” yang terus beredar di media sosial.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, putri dari presenter Ramzi itu mengaku selama ini memilih diam. Namun, ia kini merasa perlu memberikan klarifikasi demi melindungi keluarga yang ikut terdampak.

“Sudah bertahun-tahun fitnah yang tidak berdasar terus disebarkan. Selama ini saya tidak pernah membuka suara secara jelas,” tulis Asila, Minggu (5/4).

Baca Juga: Klub Murka, Brian Cipenga Mangkir Usai Bela RD Kongo

Asila menyoroti bagaimana komentar negatif tidak hanya ditujukan kepadanya, tetapi juga menyerang akun media sosial orang tua dan keluarganya. Ia meminta warganet menghentikan tindakan tersebut.

“Kalau kalian mau mengisi kolom komentar saya dengan kata-kata jahat tidak apa-apa, tapi jangan di akun orang tua atau keluarga saya,” tegasnya.

Puncak emosinya terjadi ketika sang kakek ikut terdampak secara psikologis akibat hujatan yang terus mengalir. Asila mengaku tidak tega melihat keluarganya harus membaca tudingan tanpa bukti.

Baca Juga: Lijnders Isyaratkan Perpisahan: Bernardo Silva Tinggalkan Man City Akhir Musim

“Kakek mana yang mau cucunya difitnah habis-habisan dan dinodai dengan kata-kata yang tidak bermutu?” ungkapnya.

Secara tegas, pelantun lagu Angkat Tangan itu membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya sejak 2023.

“Saya bukan pelakor,” ujarnya.

Di akhir pernyataan, Asila menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga karena ikut terseret dalam polemik tersebut. Ia juga mengajak publik untuk lebih bijak dalam berkomentar di media sosial.

Baca Juga: Melempem di Etihad, Salah Dinilai Krisis Percaya Diri, Isu Hengkang Makin Kuat

Kasus ini kembali menyoroti dampak serius dari ujaran kebencian di dunia digital, terutama ketika menyasar tidak hanya individu, tetapi juga keluarga yang tidak terlibat langsung. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#asila maisa #pelakor