Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Memoar Aurelie Moeremans ‘Broken Strings’ Siap Difilmkan, Angkat Isu Sensitif Child Grooming

Editor Satu • Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Aurelie Moeremans saat menghadiri sebuah acara. Memoar Broken Strings miliknya akan diangkat ke layar lebar dengan fokus pada isu child grooming.
Aurelie Moeremans saat menghadiri sebuah acara. Memoar Broken Strings miliknya akan diangkat ke layar lebar dengan fokus pada isu child grooming.

JAKARTA, METRODAILY – Buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans dipastikan akan diadaptasi ke layar lebar.

Saat ini, proses awal produksi tengah berjalan, termasuk penjajakan dengan sejumlah rumah produksi dan sutradara.

Aurelie menegaskan bahwa proyek ini tidak didasarkan pada pertimbangan komersial semata. Ia mengaku sangat selektif dalam memilih pihak yang akan menggarap film tersebut.

“Ini bukan keputusan karena siapa yang paling menjanjikan viral atau bayaran terbesar. Aku memilih berdasarkan feeling,” ungkapnya melalui media sosial.

Aktris berusia 30 tahun itu menambahkan, kriteria utama dalam memilih sineas adalah kemampuan menyampaikan cerita secara jujur dan emosional, sesuai dengan pesan yang terkandung dalam bukunya.

“Harus yang bisa menyampaikan pesan ini dengan hati, bukan sekadar mengejar hype,” ujarnya.

Broken Strings merupakan memoar yang mengangkat pengalaman pribadi Aurelie sebagai korban child grooming, sebuah isu sensitif yang jarang dibahas secara terbuka.

Buku tersebut bahkan dirilis secara gratis dalam format digital dan mendapat perhatian luas dari publik.

Istri Tyler Bigenho itu berharap, adaptasi film nantinya bisa menjadi media edukasi yang lebih luas terkait bahaya child grooming.

“Semoga semakin banyak orang sadar akan bahaya child grooming dan film ini bisa membantu para korban agar tidak merasa sendirian,” tuturnya.

Rencana adaptasi ini juga menuai respons beragam.

Baca Juga: Sejarah! Veda Ega Pratama Podium di Moto3 Brasil, Tak Sangka Tembus Tiga Besar

Selain mendapat dukungan, kisah dalam buku tersebut sempat memicu reaksi keras dari sejumlah pihak karena sensitivitas isu yang diangkat.

Meski demikian, Aurelie tetap berkomitmen membawa cerita tersebut ke layar lebar dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan berempati terhadap korban. (Oz)

Editor : Editor Satu
#aurelie moeremans #Broken Strings #child grooming