Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Rina Nose Operasi Hidung, Percayakan pada Dokter Tompi

Editor Satu • Selasa, 10 Maret 2026 | 08:20 WIB

Rina Nose menjalani operasi hidung di klinik dokter Tompi di Bintaro sebagai bagian dari perawatan estetika wajah dan peremajaan diri.
Rina Nose menjalani operasi hidung di klinik dokter Tompi di Bintaro sebagai bagian dari perawatan estetika wajah dan peremajaan diri.

METRODAILY - Komedian sekaligus presenter Rina Nose menjalani operasi hidung sebagai bagian dari perawatan estetika wajahnya.

Menariknya, di tengah tren artis yang melakukan operasi plastik di luar negeri, ia justru memilih dokter dalam negeri.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rina mengungkapkan bahwa prosedur tersebut dilakukan di Klinik Beyoutiful Bintaro.

Ia mempercayakan tindakan operasi hidung kepada Tompi yang memiliki nama medis dr. Teuku Adifitrian SpBP-RE.

Sementara prosedur pengencangan area bawah mata ditangani oleh dr. Puti Adla Runisa SpBP-RE.

Perempuan berusia 42 tahun itu mengatakan ada alasan khusus mengapa ia memilih dokter lokal dibandingkan melakukan operasi ke luar negeri seperti Korea Selatan.

“Alasannya karena lokasinya dekat rumah dan local pride,” tulis Rina.

Pemilik nama asli Nurina Permata Putri itu menegaskan pilihannya bukan tanpa riset. Ia mengaku telah mempelajari berbagai hasil operasi yang dilakukan oleh dr. Tompi sebelum akhirnya memutuskan menjalani prosedur tersebut.

Menurutnya, dokter Tompi dinilai memahami karakteristik hidung yang menjadi ciri khas wajahnya.

Ia juga menilai hasil operasi pasien dokter tersebut terlihat natural dan selaras dengan bentuk wajah.

Selain itu, Rina mengamati sebagian besar pasien tidak mengalami memar parah, pendarahan berlebihan, atau pembengkakan yang terlalu lama setelah operasi.

“Dari hasil pertimbangan itu, saya percayakan kepada dokter Tompi untuk mengulik hidung saya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rina juga meluruskan anggapan masyarakat terkait istilah operasi plastik.

Ia menjelaskan bahwa istilah “plastik” dalam dunia medis bukan berarti menggunakan bahan plastik seperti yang digunakan untuk membuat ember atau tutup botol.

Istilah tersebut berasal dari bahasa Yunani, yakni plastikos, plassein, atau plastos, yang berarti membentuk atau mencetak ulang.

Artinya, prosedur ini berfokus pada restrukturisasi jaringan tubuh, bukan menanamkan material plastik.

Rina menegaskan keputusannya menjalani operasi bukan sekadar mengikuti tren. Ia menyebut tindakan tersebut merupakan keputusan pribadi yang melibatkan pertimbangan estetika, kesehatan, hingga proporsi wajah.

“Buat saya, operasi plastik itu bukan hanya sekadar prosedur untuk mengubah penampilan, apalagi hanya ikut-ikutan,” tegasnya.

Menurutnya, proses tersebut melibatkan perhitungan rasio geometri wajah, struktur tulang, hingga kondisi biologis kulit agar hasilnya tetap harmonis dan tidak menimbulkan masalah medis di kemudian hari.

Pada akhirnya, Rina mengaku motivasi utamanya adalah menjaga penampilan dan melakukan peremajaan wajah.

Ia menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari “tune up” untuk merawat diri secara menyeluruh. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#dokter tompi #rina nose #operasi hidung