Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Siap Terobos Blokade Lagi, Wanda Hamidah Targetkan Berlayar ke Palestina April 2026

Editor Satu • Kamis, 5 Maret 2026 | 07:00 WIB

Wanda Hamidah menyampaikan rencana bergabung dalam misi kemanusiaan ke Palestina melalui jalur laut saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3).
Wanda Hamidah menyampaikan rencana bergabung dalam misi kemanusiaan ke Palestina melalui jalur laut saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3).

METRODAILY - Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah menyatakan kesiapan untuk kembali mengikuti misi kemanusiaan ke Palestina setelah upaya sebelumnya belum terlaksana.

Wanda sebelumnya sempat bertolak ke Mesir dalam rangka mengikuti aksi Global March to Gaza yang memuncak pada 15 Juni 2025.

Namun, langkah tersebut tidak membuahkan hasil sesuai rencana.

Tahun ini, ia mengungkapkan niat untuk kembali ke Palestina melalui jalur laut dengan bergabung dalam misi bertajuk Global Sumud Flotilla. Rencana tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

“Insyaallah kembali ke Palestinanya bukan seperti kemarin. Saya akan kembali dalam Global Sumud Flotilla yang melalui laut. Insyaallah bulan April nanti akan ada lagi menerobos pengepungan ilegal zionis Israel terhadap Palestina,” kata Wanda di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3).

Ajak Gen Z Terlibat

Wanda berharap semakin banyak anak muda, khususnya generasi Z, yang tergerak untuk mendukung perjuangan kemanusiaan bagi warga Palestina dan masyarakat di wilayah konflik lainnya.

Menurutnya, perjalanan tersebut diharapkan dapat membuka empati dan kesadaran generasi muda terhadap isu-isu kemanusiaan global.

Terjun langsung ke wilayah konflik, diakuinya, bukan tanpa risiko. Wanda menyebut rasa khawatir tetap ada, namun ia berupaya menguatkan diri secara spiritual.

“Ketakutan itu pasti ada, tapi saya berdoa supaya diberikan ketenangan dan kekuatan. Tidak ada kemerdekaan tanpa perjuangan,” ujarnya.

Bagi Wanda, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran dalam perjuangan. Ia menekankan pentingnya proses dan ikhtiar sebagai bentuk tanggung jawab moral.

“Yang penting adalah proses dan ikhtiar. Soal hasil, itu atas izin Allah,” katanya.

Terkait dukungan keluarga, Wanda menyebut kekhawatiran merupakan hal yang wajar. Ia menegaskan bahwa rasa cemas tidak berarti kurangnya dukungan. (Net)

Editor : Editor Satu
#palestina #wanda hamidah