Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Aplikasi Horor Tembus 1 Juta Unduhan, Demian–Sara Wijayanto Klaim Terbesar

Editor Satu • Jumat, 27 Februari 2026 | 07:40 WIB

Demian Aditya dan Sara Wijayanto saat perayaan anniversary ke-3 DMS+ dalam acara “Ruang Tamu DMS+”.
Demian Aditya dan Sara Wijayanto saat perayaan anniversary ke-3 DMS+ dalam acara “Ruang Tamu DMS+”.

METRODAILY - Aplikasi horor DMS+ yang digagas Demian Aditya dan Sara Wijayanto memasuki tahun ketiga operasionalnya dengan capaian lebih dari 1 juta unduhan.

Perayaan anniversary digelar melalui acara bertajuk “Ruang Tamu DMS+” yang dirangkai dengan buka puasa bersama rekan media dan mitra brand.

Dalam tiga tahun terakhir, DMS+ mengklaim berhasil memposisikan diri sebagai aplikasi horor pertama dan terbesar di Indonesia dan Asia, dengan basis komunitas yang terus berkembang.

Platform ini dikenal konsisten menghadirkan konten horor dan misteri, sekaligus membangun ekosistem kreatif lintas format.

Baca Juga: Anang–Ashanty Jual Rumah Mewah Rp25 Miliar di Cinere

Memasuki 2026, DMS+ menandai fase ekspansi melalui sejumlah kolaborasi strategis.

Salah satunya kerja sama dengan Motorola untuk menghadirkan pengalaman menikmati konten horor yang lebih seamless melalui perangkat teknologi terkini.

Kolaborasi ini ditujukan memperluas distribusi konten dan memperkuat integrasi teknologi dengan industri hiburan.

Di sektor produksi konten, DMS+ menggandeng Folago Pictures untuk memproduksi film vertikal horor berjudul “Rumah 78” yang akan tayang melalui akun TikTok Sara Wijayanto.

Baca Juga: Alyssa Soebandono & Isyana Sarasvati Bantah Jadi Penerima LPDP

Film tersebut diadaptasi dari pengalaman nyata Demian dan Sara pada 2014. Cerita berfokus pada pasangan muda Banyu (diperankan Gary Iskak) dan Mira (diperankan Carissa Perusset) yang menempati rumah kontrakan klasik bernomor 78.

Ekspansi DMS+ juga menyentuh layar lebar. Platform ini mendukung kolaborasi antara DiaryMisteriSara dan MVP Pictures dalam pengembangan film “Cerita Lila”.

Proyek tersebut diangkat dari salah satu episode paling ikonik di kanal YouTube Sara Wijayanto yang telah ditonton lebih dari 10 juta kali sejak tayang pada Agustus 2020.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari pembangunan Horror Cinematic Universe terintegrasi, mencakup aplikasi digital, serial vertikal, hingga film bioskop.

Baca Juga: Lesti Kejora Resmi Bersih! Polisi Tutup Kasus Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

Komitmen Bangun Industri Horor

Demian Aditya, selaku CEO DMS+, menyatakan fase ekspansi ini bukan semata pertumbuhan bisnis, tetapi juga upaya memperluas akses dan daya saing industri horor Indonesia di tingkat regional hingga global.

“Memasuki tahun ketiga, kami ingin DMS+ terus berkembang menjadi platform terdepan dalam menghadirkan konten misteri dan horor yang berkualitas,” ujarnya.

Dalam rangka anniversary ke-3, DMS+ juga menggelar kompetisi menulis dan kompetisi clipper yang terbuka untuk umum hingga akhir Maret 2026.

Baca Juga: Vionita Sihombing Siapkan Lagu Ciptaan Sendiri, Babak Baru di Karier Musiknya

Kompetisi menulis terbagi dua kategori:

Editor : Editor Satu
#horor #sara wijayanto #demian aditya