METRODAILY - Kedekatan aktris Davina Karamoy dan musisi Ardhito Pramono menjadi sorotan warganet.
Hubungan keduanya bahkan disebut-sebut hanya gimmick untuk mengalihkan isu lama yang menyeret nama Davina.
Spekulasi tersebut ramai dibahas di platform X, salah satunya melalui akun @ipopBase. Sejumlah warganet menyinggung kemiripan nama antara Ardhito dan mantan menteri yang sebelumnya dikaitkan dengan Davina.
Baca Juga: BCL Ajak Tiko Ziarah ke Makam Ashraf, Pesan Harunya Bikin Tersentuh
Beberapa waktu lalu, Davina sempat diterpa rumor kedekatan dengan mantan menteri Dito Ariotedjo. Saat itu, beredar tudingan yang menyebut dirinya sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga sang menteri.
Di tengah kabar tersebut, muncul dugaan bahwa kedekatan Davina dengan Ardhito hanya strategi pengalihan isu.
“Lah aku kira bakalan sama Dhito yang satunya. Hmmm atau ini gimmick saja? Sorry jadi trust issue,” tulis akun @1cha0c**.
Akun lain menambahkan, “Pintar banget nyari yang namanya sama.” Bahkan ada yang menyebut situasi ini sebagai “simbiosis mutualisme.”
Baca Juga: Asty Ananta Viral karena Konten ‘Random’, Suami Tampil Super Kalem
Bantahan dan Klarifikasi
Sebelumnya, Dito Ariotedjo telah membantah dugaan perselingkuhan tersebut. Ia mengakui mengenal Davina, namun menegaskan perkenalan itu terjadi pada Juli 2025, saat proses perceraiannya dengan sang istri sudah berlangsung sejak Mei 2025.
Ia juga menyatakan bahwa keretakan rumah tangganya dipicu oleh faktor lain yang tidak berkaitan dengan Davina.
Meski demikian, sebagian warganet tetap mengaitkan isu lama tersebut dengan kemunculan Davina bersama Ardhito.
Baca Juga: Aurelie Moeremans Sebut Pernikahan dengan Roby Tak Pernah Sah, Statusnya Liber
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Davina Karamoy maupun Ardhito Pramono terkait tudingan gimmick tersebut. Keduanya juga belum mengklarifikasi apakah hubungan yang terlihat di publik murni profesional atau bersifat personal.
Spekulasi yang berkembang di media sosial pun masih sebatas opini warganet tanpa bukti konkret. Namun, dinamika ini menunjukkan bagaimana isu lama dapat kembali mencuat seiring munculnya kedekatan baru di ruang publik. (oz)