Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Karina Icha Mundur dari Abdi Negara Demi Jadi Artis, Kini Bintangi Film Horor

Editor Satu • Kamis, 12 Februari 2026 | 08:15 WIB
Karina Icha memilih meninggalkan karier sebagai pegawai pemerintahan untuk fokus berkarier di industri film Indonesia.
Karina Icha memilih meninggalkan karier sebagai pegawai pemerintahan untuk fokus berkarier di industri film Indonesia.

JAKARTA, METRODAILY – Karina Icha mengambil langkah berani dalam hidupnya. Perempuan asal Makassar itu memutuskan melepas status sebagai pegawai pemerintahan demi mengejar karier di industri film nasional.

Keputusan tersebut diambil setelah ia merasa jenuh dengan rutinitas pekerjaan, terutama saat pandemi Covid-19 melanda.

“Aku dulu sempat bekerja di pemerintahan dengan rutinitas yang sama tiap hari. Waktu zaman Covid, aku merasa kok yang aku jalani gini-gini saja, bosan dan ingin coba hal baru. Dari situ akhirnya tertarik ke dunia akting dan memutuskan pindah haluan,” ujar Karina.

Baca Juga: Zaskia & Shireen Sungkar Rilis Koleksi Ramadan 2026: Monokrom hingga Burgundy

Tekad Karina untuk serius menekuni seni peran tidak setengah-setengah. Meski masih berstatus pegawai, ia diam-diam mendatangkan pelatih akting dari Jakarta ke Makassar selama sebulan.

Setiap selesai bekerja, ia menyempatkan diri berlatih di hotel tempat sang pelatih menginap.

“Aku masih jadi pegawai, jadi nggak mungkin tinggalkan Makassar. Akhirnya aku terbangkan acting coach ke Makassar. Pulang kerja aku latihan setiap hari. Bahkan orang rumah tidak tahu kegiatanku waktu itu,” kenangnya.

Baca Juga: Zack Lee & Nafa Urbach Kompak Asuh Mikhaela di Usia 15 Tahun

Langsung Dapat Peran Utama

Kesempatan datang ketika rumah produksi membuka casting melalui jaringan komunitas film yang terhubung dengan pelatihnya. Karina pun terbang ke Jakarta dengan izin kerja untuk mengikuti audisi.

Hasilnya di luar dugaan. Ia langsung dipercaya memerankan karakter utama.

“Alhamdulillah sutradaranya suka. Aku dikasih naskah tebal dan draft kontrak. Ternyata langsung dapat peran utama dan bayarannya lumayan besar. Ya sudah, langsung deal,” ujarnya.

Baca Juga: Alyssa Daguise Batal Melahirkan di Luar Negeri, Al Ghazali Ungkap Alasannya

Ajukan Pensiun Dini

Kontrak film membuat Karina harus mengambil keputusan besar. Jadwal syuting yang padat tak memungkinkan dirinya tetap bekerja sebagai pegawai pemerintahan.

Ia pun menghadap pimpinan dan mengajukan pensiun dini.

“Aku diberi waktu dua minggu sebelum syuting. Aku pulang ke Makassar, ketemu kepala dinas dan minta pensiun dini. Semua kaget waktu aku bilang mau jadi artis ke Jakarta, tapi rekan kerja support,” katanya.

Meski mendapat dukungan di kantor, respons keluarga sempat berbeda. Ibunya mendiamkan Karina selama sepekan, sementara sang ayah memberi dukungan penuh.

“Ayah support total karena tahu aku orangnya komit,” ungkapnya.

Baca Juga: Akhiri Penantian 40 Tahun: Como Cetak Sejarah Usai Singkirkan Napoli

Konsisten Bangun Portofolio

Karina memulai debut sebagai pemeran utama dalam film Lintrik, berperan sebagai seorang pelacur. Film keduanya telah rampung proses syuting dan tinggal menunggu jadwal tayang.

Tak berhenti di situ, ia segera memulai proyek ketiga.

“Sabtu ini berangkat syuting ke Kendari. Ini film ketiga aku, genrenya horor,” jelasnya.

Ke depan, Karina ingin mengeksplorasi berbagai genre, termasuk film laga yang menurutnya menantang secara fisik dan mental.

Baca Juga: Lukaku Gagal, Como Singkirkan Napoli Lewat Adu Penalti Dramatis

“Peran dan genre apa pun harus diterima dengan komitmen. Tapi aku memang tertarik main action, sepertinya menantang,” pungkasnya.

Langkah Karina Icha meninggalkan zona aman sebagai abdi negara demi dunia seni peran menjadi bukti keberanian mengejar passion, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan kariernya di industri perfilman Indonesia. (net)

Editor : Editor Satu
#Karina Icha