Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Zaskia & Shireen Sungkar Rilis Koleksi Ramadan 2026: Monokrom hingga Burgundy

Editor Satu • Kamis, 12 Februari 2026 | 08:00 WIB
Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar memamerkan koleksi busana Ramadan 2026 bertema “Legacy” di Senayan City, Jakarta.
Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar memamerkan koleksi busana Ramadan 2026 bertema “Legacy” di Senayan City, Jakarta.

JAKARTA, METRODAILY – Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar kembali menegaskan eksistensi mereka di industri fesyen Tanah Air dengan meluncurkan koleksi busana Ramadan 2026 bertema “Legacy”.

Lewat ajang Ramadan Show 2026 di Senayan City, Jakarta Pusat, keduanya menampilkan identitas desain yang kuat namun tetap adaptif terhadap tren pasar.

Melalui lini Shi by Shireen, Shireen Sungkar memperkenalkan koleksi bertajuk Luminaire, yang terinspirasi dari “cahaya dari hati”.

Baca Juga: Zack Lee & Nafa Urbach Kompak Asuh Mikhaela di Usia 15 Tahun

Koleksi ini menonjolkan potongan ringan, siluet mengalir, layering halus, serta sentuhan lembut yang menghadirkan kesan anggun dan feminin.

Palet warna yang diusung didominasi burgundi—yang disebut sebagai tren tahun ini—serta ragam pastel sebagai warna yang dinilai lebih tahan lama di pasar.

“Pastel itu long lasting karena peminatnya selalu banyak. Tapi tetap harus ada paduan warna yang sedang tren supaya bisa menjangkau market lebih luas,” ujar Shireen.

Baca Juga: Alyssa Daguise Batal Melahirkan di Luar Negeri, Al Ghazali Ungkap Alasannya

Ia mengakui tantangan terbesar dalam bisnis fesyen adalah membaca tren jauh sebelum koleksi dirilis.

“Kita harus memikirkan pattern dan konsep enam bulan sebelum rilis. Itu PR besar karena tren terus berubah,” tambahnya.

Zaskia Pertahankan DNA Monokrom

Berbeda dengan sang adik, Zaskia Sungkar tetap konsisten dengan karakter desain monokrom dan earth tone. Lewat lini Zaskia Sungkar, ia menghadirkan koleksi Imperial Reverie dengan sentuhan bold dan edgy.

Baca Juga: Akhiri Penantian 40 Tahun: Como Cetak Sejarah Usai Singkirkan Napoli

Permainan layering, siluet simpel, serta detail eksentrik menciptakan kesan elegan sekaligus misterius. Warna monokrom dipadukan dengan marun, krem, dan terakota untuk menghindari kesan monoton.

Sementara melalui lini Zaskia Sungkar Signature, ia menampilkan koleksi Ghala Roya yang lebih high-end. Siluet panjang nan megah, outer abaya structured dramatis, serta detail embellishment menjadi penanda kemewahan koleksi tersebut.

Antara Idealisme dan Pasar

Zaskia mengakui perjalanan bisnis fesyennya tidak selalu mulus. Ia sempat terlalu idealis dengan koleksi hitam-putih yang dirilis sekitar 2014–2016.

Baca Juga: Lukaku Gagal, Como Singkirkan Napoli Lewat Adu Penalti Dramatis

“Dulu aku pernah bikin koleksi benar-benar hitam putih semua. Kalau ditanya manajemen pasti marah, ini niat jualan enggak sih? Tapi itu memang yang aku suka,” ujarnya.

Namun seiring waktu, ia menyadari pentingnya kompromi dengan pasar.

“Dalam bisnis, enggak boleh terlalu idealis. Kita harus pahami tren dan kemauan pasar,” kata Zaskia.

Meski tren warna terus berganti, ia meyakini warna-warna gelap seperti hitam, putih, marun, dan earth tone bersifat abadi dalam dunia fesyen.

Baca Juga: Barcelona Tak Gentar Kejaran Real Madrid, Fokus Sapu Bersih Kemenangan

Dengan pendekatan berbeda namun visi yang selaras, Zaskia dan Shireen Sungkar membuktikan bahwa warisan gaya (legacy) tak hanya soal estetika, tetapi juga strategi membaca pasar dan menjaga identitas. (net)

Editor : Editor Satu
#zaskia sungkar #shireen sungkar