JAKARTA, METRODAILY — Aktris Aurelie Moeremans resmi memperkenalkan buku perdananya berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth.
Melalui memoar tersebut, Aurelie membuka sisi perjalanan hidupnya yang selama ini jarang diungkap ke ruang publik, khususnya pengalaman pahit yang ia alami semasa remaja.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (11/1), Aurelie menjelaskan buku itu merupakan kisah nyata yang ditulis dari sudut pandangnya sebagai korban, tanpa tambahan dramatisasi atau romantisasi.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di-grooming saat umur 15 tahun oleh seseorang yang hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie.
Ia menegaskan, seluruh isi buku disampaikan secara jujur dan apa adanya.
Menurut Aurelie, memoar tersebut telah dibaca puluhan ribu orang dan mendapatkan respons emosional dari pembaca.
“Sudah dibaca puluhan ribu orang. Cerita yang menyentuh banyak hati dan tidak bisa dihapus,” ujarnya.
Aurelie menyebut buku ini menjadi bagian dari proses penyembuhan yang telah ia jalani selama bertahun-tahun.
Meski proses penulisannya terasa sangat personal dan menyakitkan, ia menilai langkah tersebut juga memberi ruang kebebasan dan pemulihan bagi dirinya.
Dalam keterangannya, Aurelie berharap pengalaman yang ia tuangkan dapat membantu orang lain yang pernah mengalami situasi serupa, terutama mereka yang merasa sendirian dan tidak memiliki ruang aman untuk bersuara.
“Menulis buku ini sangat personal dan menyakitkan, tapi juga membebaskan. Aku ingin pembaca tahu bahwa mereka tidak sendirian dan selalu ada jalan untuk pulih,” tuturnya.
Unggahan Aurelie tersebut pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengaku terenyuh dan memberikan dukungan atas keberaniannya mengangkat isu sensitif yang kerap luput dari perhatian publik.
Memoar ini juga dinilai relevan karena menyinggung isu perlindungan remaja dan kesehatan mental. (jlo/jpnn)
Editor : Editor Satu