JAKARTA, METRODAILY – Aktris Fanny Ghassani membagikan pengalaman paling menegangkan selama berakting dalam film horor terbarunya, Riba.
Fanny mengungkap bahwa ia harus memerankan jenazah yang dibungkus kain kafan, sebuah adegan tanpa dialog yang justru memberikan dampak emosional kuat.
Dalam pertemuan dengan media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (30/11), Fanny mengaku kaget dengan intensitas pengalaman tersebut.
Ia merasa prosesi dipocong membuka matanya soal makna hidup dan betapa rapuhnya manusia.
“Sebenarnya dipocongin itu adalah sebuah perjalanan juga buat aku,” ujarnya.
Fanny menjelaskan bagaimana tubuh yang diikat dari kepala hingga kaki membuatnya tidak bisa bergerak sama sekali. Rasa tak berdaya itu, menurutnya, terasa sangat nyata.
“Ketika kita dipocongin kayak gitu ya, itu rasanya enggak berdaya sebagai manusia,” katanya.
“Tangan diikat, kaki diikat, badan diikat, kepala diikat, napas disumpel. Wah, ternyata gini ya rasanya menjadi orang yang gak berdaya.”
Di awal, Fanny sempat meremehkan cerita para aktor lain soal menegangkannya adegan pocong. Namun begitu menjalani sendiri proses makeup dan dikafani, panik langsung menghampirinya.
“Aku pikir, ‘Masa sih?’ Tapi pas makeup-nya sudah jadi, duduk di tempat mayat, di kafanin... itu aku langsung ‘Heuh’,” bebernya.
Ia bahkan menyebut adegan dipocong jauh lebih berat dibanding adegan menangis dalam sinetron.
“Kayaknya lebih susah itu deh daripada acting di sinetron nangis,” ucapnya.
Selain Fanny Ghassani, film Riba turut dibintangi Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Emilat Morshedi, Kevin Danu, hingga Jajan C. Noer. Film horor ini dijadwalkan tayang pada 4 Desember mendatang. (Dtc)
Editor : Editor Satu