Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dian Sastro Bocorkan Film Baru ‘Esok Tanpa Ibu’: Kisah AI & Kesepian Anak

Editor Satu • Senin, 1 Desember 2025 | 09:00 WIB
Dian Sastrowardoyo saat memperkenalkan special teaser film Esok Tanpa Ibu, yang dibintanginya bersama Ali Fikry dan Ringgo Agus Rahman.
Dian Sastrowardoyo saat memperkenalkan special teaser film Esok Tanpa Ibu, yang dibintanginya bersama Ali Fikry dan Ringgo Agus Rahman.

JAKARTA, METRODAILY — Film terbaru Esok Tanpa Ibu (Mothernet) merilis special teaser menjelang penayangan di bioskop. Teaser tersebut menampilkan karakter utama Rama (Ali Fikry) yang bergulat dengan duka mendalam setelah ibunya—diperankan Dian Sastrowardoyo—jatuh koma.

Special teaser dibuka dengan nuansa hangat kehidupan keluarga kecil Rama bersama kedua orang tuanya.

Keharmonisan itu berubah ketika sang ibu koma, membuat Rama harus menghadapi kesedihan sekaligus kecanggungan hubungannya dengan sang ayah (Ringgo Agus Rahman).

Dalam keterasingannya, Rama kemudian berpaling kepada kecerdasan buatan (AI) ciptaan temannya, yang memberinya kembali rasa hangat dan kasih sayang seorang ibu melalui teknologi.

Film Esok Tanpa Ibu diproduseri Shanty Harmayn dan Dian Sastrowardoyo. Proyek ini digarap sutradara asal Malaysia, Ho Wi-ding, dengan naskah yang ditulis Gina S. Noer, Diva Apresya, dan Melarissa Sjarief. Selain Ali Fikry, Ringgo, dan Dian Sastro, film ini juga dibintangi Aisha Nurra Datau dan Bima Sena.

Diproduksi BASE Entertainment, Beacon Film, dan Refinery Media, film ini mendapat dukungan dari Singapore Film Commission (SFC) dan Infocomm Media Development Authority (IMDA).

“Film ini bercerita tentang perasaan kesepian seorang anak, dan bagaimana campur tangan kecerdasan buatan membuat semuanya lebih kompleks,” ujar produser sekaligus pemeran utama, Dian Sastrowardoyo.

“Sebagai ibu, film ini seperti surat cinta saya untuk anak-anak saya,” lanjutnya.

Aktor muda Ali Fikry menyebut keterlibatannya memberikan pengalaman baru, terutama karena harus beradu akting dengan dua pemain senior seperti Dian Sastro dan Ringgo.

“Ini film yang sangat relevan. Rama menggunakan AI sebagai coping mechanism dari kesepiannya, meski ibunya masih hidup tapi sedang koma,” tuturnya.

Sebelum tayang reguler di bioskop mulai 22 Januari 2026, Esok Tanpa Ibu lebih dulu diputar di JAFF 20 (Jogja-Netpac Asian Film Festival 2025).

Film ini dijadwalkan tayang pada 2–3 Desember 2025 di Empire XXI Yogyakarta, dan seluruh tiket telah sold out.

Di JAFF 20, film ini berkompetisi dalam program Indonesian Screen Awards bersama 12 film Indonesia lainnya. Sebelumnya, Esok Tanpa Ibu telah melakukan world premiere dan ikut berkompetisi di program Vision Asia Busan International Film Festival (BIFF) 2025. (ded/jpnn)

Editor : Editor Satu
#dian sastro #esok tanpa ibu