JAKARTA, METRODAILY — Aktor Derby Romero Nainggolan membagikan pengalamannya saat pertama kali mencicipi kuliner Danau Toba ketika menjalani syuting film Wasiat Warisan di Samosir.
Salah satu rempah yang paling menarik perhatiannya adalah andaliman, bumbu ikonik yang sering dijuluki “merica Batak”.
“Paling poinnya di sana, kita memakai andaliman,” ujar Derby di Pasar Baru, Jakarta, Selasa (18/11).
Baca Juga: Skotlandia Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026 Setelah 28 Tahun Penantian
Derby, yang berperan sebagai Togar—salah satu ahli waris hotel keluarga dalam film tersebut—menyebut andaliman sebagai kunci rasa yang membedakan masakan Sumatera Utara dengan daerah lain.
Menurutnya, rempah tersebut mampu memperkuat rasa daging dan menciptakan karakter rasa yang khas.
Dari berbagai hidangan yang ia coba, Derby paling menyukai aneka mi khas Sumut, terutama Mi Gomak. Ia menilai cita rasa masakan mi di Sumut tidak bisa disamakan dengan yang ditemuinya di Jakarta, karena penggunaan rempah dan takaran andaliman yang pas.
Proses syuting film Wasiat Warisan sendiri telah rampung setelah berlangsung selama dua minggu di Pulau Samosir. Selain menampilkan Derby Romero dan Jenda Munthe sebagai anak pemilik hotel dan karyawan hotelnya, film ini mengangkat konflik keluarga terkait harta warisan.
Baca Juga: Striker Timnas Jerman Karim Adeyemi Didenda Rp 8,7 M karena Kepemilikan Senjata Ilegal
Tak hanya itu, produksi film turut membawa misi promosi pariwisata. Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan dukungan penuh, termasuk izin syuting di Air Mancur Menari WaterFront City Pangururan yang menjadi destinasi baru di kawasan Toba.
Wasiat Warisan akan tayang di bioskop pada 4 Desember 2025.
Sinopsis Singkat
Setelah Pak Gomgom (Hamka Siregar) dan Mak Dame (Rita Matu Mona) meninggal, ketiga anak mereka—Tarida (Sarah Sechan), Ramona (Astrid Tiar), dan Togar (Derby Romero)—mewarisi hotel keluarga yang terbengkalai di Toba.
Masalah muncul ketika Linda (Dharty Manullang) datang dan mengaku memiliki piutang kepada mendiang orang tua mereka. Ancaman penyitaan hotel memicu konflik antar saudara.
Di tengah kekacauan itu, Togar menemukan kembali cinta lamanya, sekaligus rahasia besar dalam wasiat terakhir sang mamak. (ant)
Editor : Editor Satu