METRODAILY - Sarwendah tengah diliputi haru setelah menerima kado istimewa meski ulang tahunnya pada 29 Agustus telah lewat.
Ia mendapat satu unit mobil baru yang ternyata merupakan pesan terakhir dari ayahnya sebelum meninggal dunia.
Ibunda Sarwendah mengungkap, sebelum berpulang, sang suami menitipkan pesan agar membelikan Wendah sebuah mobil sebagai hadiah ulang tahun.
“Jadi sebelum papi meninggal pesen ke mami beli mobil buat Wendah,” ujar ibunda Wendah sambil memeluk putrinya.
Sarwendah mengatakan dirinya memang sempat menyampaikan keinginan memiliki mobil yang lebih besar untuk aktivitas bersama anak-anak. Momen pemberian hadiah ini pun bertepatan dengan 100 hari kepergian sang ayah.
Sambil menangis terharu, Sarwendah mengaku bahagia mendapatkan hadiah yang dipersiapkan ayahnya.
“Walaupun kita udah ngelewatin 100 hariannya Yeye, tapi dia masih ada buat kita anak-anaknya, dan masih bisa ngasih aku hadiah,” ucapnya.
Momen tersebut turut mengharukan warganet. Banyak yang memberikan dukungan dan doa untuk keluarga Sarwendah.
“Ikut terharu… semoga bunda Sarwendah dan keluarga selalu dalam lindungan Tuhan,” tulis akun suryanitoha8.
Ayah Sarwendah, Hendrik Lo, meninggal dunia pada usia 63 tahun, Sabtu (19/7) malam, setelah sempat dirawat intensif selama lima hari.
Ia mengembuskan napas terakhir pukul 08.18 pagi—waktu yang ternyata memiliki makna khusus karena sama dengan tanggal dan bulan ulang tahunnya.
Kepergian Hendrik Lo menjadi duka mendalam bagi Sarwendah dan keluarga besarnya. (oz)
Editor : Editor Satu