JAKARTA, METRODAILY — Aktris Cut Meyriska mengenang kembali masa ketika ia memerankan karakter Karin atau “Hello Kitty” dalam sinetron Catatan Hati Seorang Istri.
Peran antagonis tersebut sempat membuat para penonton, khususnya ibu-ibu, naik darah hingga melampiaskan emosinya langsung kepada sang aktris.
Cut Meyriska mengungkapkan bahwa membawakan karakter itu sangat menguras tenaga karena tuntutan totalitas dari sang sutradara.
“Sangat lelah sekali. Waktu itu juga aku dapat sutradara perfect banget, aku dapat Hello Kitty sebegitunya. Waktu aku di set, diikutin ke mana aja, dia menjaga karakter aku,” ujarnya di studio Rumpi: No Secret, kemarin.
Istri Roger Danuarta itu mengaku peran tersebut seru sekaligus melelahkan. Meski hanya menerapkan karakter Karin di lokasi syuting, ia tetap merasa beban perannya cukup berat.
Dalam sinetron itu, Karin digambarkan sebagai selingkuhan Mas Bram, diperankan mendiang Ashraf Sinclair. Mas Bram sendiri memiliki istri bernama Hana yang diperankan Dewi Sandra.
“Kalau muka aku udah jutek aslinya. Jangan nanti jadi totalitas banget,” candanya.
Chika, sapaan akrabnya, juga mengakui bahwa peran tersebut membuat banyak penonton membencinya. Ia bahkan tak jarang mendapat perlakuan fisik dari ibu-ibu yang terlalu larut dalam cerita.
“Banyak yang benci. Banyak yang cubit, banyak yang pukul juga banyak. Mau gak mau,” katanya sambil tertawa mengingat masa itu.
Kini, Cut Meyriska sudah jarang tampil dalam sinetron. Ia menyebut Roger Danuarta menjadi filter utama setiap tawaran pekerjaan yang masuk.
“Lebih difilter sama suami sih,” akunya.
Meski begitu, Cut Meyriska mengatakan masih terbuka untuk memerankan tokoh antagonis jika mendapat izin dari sang suami.
“Kalau aku tipenya peran apa saja oke. Semakin menantang semakin dalam nguliknya, tapi izin dulu sama Roger,” ujarnya. (Dtc)
Editor : Editor Satu