JAKARTA, METRODAILY – Artis Annisa Trihapsari mengungkapkan perjalanan rumah tangganya bersama suami, Sultan Djorghi, setelah lebih dari 18 tahun menikah.
Ia menegaskan bahwa kehidupan rumah tangga tak selalu mulus, namun tetap kembali pada tujuan utama pernikahan.
"Yang namanya rumah tangga apalagi udah lebih dari 18 tahun, namanya perjalanan istilahnya kalau di dunia fantasi semuanya sudah dijalanin. Intinya balik lagi ke tujuan pernikahan itu apa," ujar Annisa saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.
Baca Juga: Tengku Dewi Dihujat Usai Operasi Plastik, Begini Jawabannya
Menurut Annisa, pernikahan bukan sekadar memiliki anak atau pekerjaan, melainkan juga ibadah dengan tanggung jawab masing-masing.
"Bukan hanya sekadar punya anak, punya pekerjaan, tapi juga balik lagi, ini kan ibadah. Punya pertanggungjawaban masing-masing dengan perannya masing-masing," jelasnya.
Soal pembagian peran dalam rumah tangga, Annisa mengaku tidak membuat aturan kaku dengan Sultan.
"Kalau pembagian tugasnya mengalir begitu aja. Intinya ya menjaga komunikasi, kejujuran, dan saling menerima kekurangan," katanya.
Baca Juga: Demi Putrinya, Acha Septriasa Tetap Komunikasi dengan Mantan Suami
Ia menekankan pentingnya saling memahami pasangan dan tidak hanya mencari sisi baiknya saja.
"Kalau pernikahan saling cari yang bagus-bagus aja, kalau dia mengecewakan bisa-bisa ya, emang kayak mobil bisa ditukar tambah kalau udah jelek," ucapnya sambil tersenyum.
Annisa juga mengenang masa sulit mereka, termasuk saat tidak memiliki penghasilan sama sekali selama dua tahun, namun tetap harus membiayai anak-anak mereka.
"Kalau lihat ke belakang, kita pernah dua tahun nggak punya pekerjaan, kita benar-benar nggak punya income sama sekali dan harus ngebiayain anak. Tapi kan harus dijalanin," kenangnya.
Baca Juga: Sandra Dewi Tiba-tiba Cabut Gugatan Aset Miliknya
Kunci keharmonisan rumah tangga menurut Annisa adalah komunikasi, kejujuran, dan saling mengalah.
"Harus ada yang mengalah. Kalau ada yang keras, harus ada yang kalem atau mengalah gitu. Karena kalau dua-duanya api, ya susah, bisa-bisa cerai. Kuncinya ya komunikasi, jujur, dan saling menerima kekurangan. Kalau kelebihan, ya itu bonus dari Allah," jelasnya.
Untuk me time, Annisa menyesuaikan dengan kondisi finansial keluarga.
"Me time-nya kalau ada rezekinya, Mas Sultan keluar negeri. Kalau lagi pas-pasan, kita menyesuaikan dengan dompet suami. Kita juga sebagai istri ya harus mengerti dengan keadaan," ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Latihan Intensif di Dubai Jelang Piala Dunia
Dalam mendidik anak-anak, Annisa dan Sultan memiliki peran berbeda namun saling melengkapi.
"Kalau Mas Sultan ke anak lebih ke disiplin, kamar harus bersih. Tapi kalau aku lebih ke agama, karena nanti di akhirat diminta pertanggungjawaban apa yang udah kita ajarin ke mereka. Akhirnya dikasih petunjuk sama Tuhan, tinggal gimana cara kita jalanin aja," tutup Annisa. (dtc)
Editor : Editor Satu