“Aku Ga Hidup untuk Menyenangkan Semua Orang!”
JAKARTA, METRODAILY – Aktris Tengku Dewi Putri menjadi sorotan dan menuai hujatan warganet setelah membagikan video tubuh seksinya pasca operasi plastik di Korea Selatan. Meski dihujat, Dewi memberikan jawaban tegas mengenai maksud unggahannya.
Melalui akun Instagram @tengkudewiputri_tdp, ia menegaskan bahwa unggahannya bukan untuk mencari perhatian atau membahagiakan orang lain, melainkan bentuk apresiasi terhadap dirinya sendiri.
"Setelah operasi saya, saya memilih untuk merayakan tubuh saya.. bukan untuk mencari perhatian, tapi untuk menghormati perjalanan saya," tulisnya, dikutip Senin (27/10).
Baca Juga: Gempabumi M4.1 Guncang Sinabang Aceh, BMKG: Tak Ada Kerusakan
Dewi, mantan istri Andrew Andika dan ibu dua anak, mengakui gaya unggahannya mungkin dianggap berlebihan oleh sebagian orang. Namun ia menegaskan tidak akan memusingkan hujatan tersebut dan memilih menerima diri sendiri sepenuhnya.
"Aku tahu postinganku mungkin kadang terlihat 'too much' bagi sebagian orang, tapi bagiku ini tentang acceptance (penerimaan)," lanjutnya.
"AKU GA HIDUP UNTUK MENYENANGKAN SEMUA ORANG," tegas Tengku Dewi.
Lebih jauh, Dewi mengajak para pengkritiknya untuk introspeksi diri.
Baca Juga: Bhayangkara Presisi Lampung Hajar Persijap 2-0, Spasojevic dan Ginanjar Jadi Penentu
"Jika postinganku menyentuh hatimu, mungkin itu bukan tentangku, mungkin itu tentang apa yang belum kau terima dalam dirimu...," ujarnya.
Ia menilai media sosial sebagai ruang pribadi untuk bercerita dan mencurahkan perasaan. Dewi tidak mempermasalahkan jika harus kehilangan pengikut.
"Aku tidak akan mengubah diriku hanya agar sesuai dengan ekspektasi orang lain. Jadi kalau postinganku ga align dengan kalian, silakan unfollow aja yaa.." tambahnya.
Baca Juga: Petir Sambar Lemari Es, Kios BBM dan LPG di Simalungun Hangus Terbakar
"Karena yang aku butuh hanyalah ruang yang jujur, tulus, dan apa adanya," tutup Tengku Dewi.
Dengan sikap tegas ini, Tengku Dewi menunjukkan pentingnya self-acceptance dan keberanian mengekspresikan diri di media sosial, meski mendapat kritik pedas dari publik. (oz)
Editor : Editor Satu