JAKARTA, METRODAILY — Aktris papan atas Luna Maya kembali memerankan Suzzanna, sang Ratu Horor Indonesia, lewat film terbaru berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Film produksi Soraya Intercine Films ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan ditulis oleh Sunil Soraya, Jujur Prananto, serta Ferry Lesmana.
Dalam film ini, Luna beradu akting dengan Reza Rahadian dan sejumlah aktor ternama lain yang akan segera diumumkan. Film tersebut menjadi bagian terbaru dari “Universe Suzzanna”, setelah dua film pendahulunya meraih kesuksesan besar di bioskop.
Baca Juga: Pulang Umrah, Paula Verhoeven Bahas Karma dan Luka Batin
“Saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh kru yang memberikan perspektif berbeda dan warna baru dalam cerita Suzzanna. Termasuk tim tata rias yang membuat penampilan saya sangat berbeda di depan layar,” ungkap Luna Maya.
Aktris berusia 42 tahun itu mengaku bangga dan terhormat bisa kembali dipercaya memerankan ikon horor legendaris tersebut.
“Suzzanna masih menjadi ikon besar dalam film horor Indonesia. Saya merasa terhormat memerankan sosok yang karyanya selalu memberi kesan mendalam bagi perfilman nasional,” ujar Luna.
Baca Juga: Rey Utami & Pablo Benua Tersandung Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Setelah poster teaser resmi dirilis, first look film “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” pun akhirnya diperlihatkan ke publik. Potongan gambar itu memperlihatkan penampilan misterius Luna yang semakin mirip dengan mendiang Suzzanna.
Ia tampak mengenakan kerudung merah dengan roncean bunga melati di kepalanya, sambil memegang benda berapi di kedua tangannya. Visual ini sontak mengingatkan publik pada adegan klasik Suzzanna dalam film legendaris Santet (1989).
“First look ini adalah penghormatan (homage) terhadap karya klasik Soraya dari universe Suzzanna. Namun kami juga menghadirkan kebaruan dengan skala produksi yang lebih epik dari dua film sebelumnya,” ujar Sunil Soraya, sang produser.
Baca Juga: Torino Tumbangkan Napoli, Gol Noa Lang Dianulir Dramatis di Akhir Laga
Momentum 17 Tahun Wafatnya Suzzanna
Menariknya, perilisan first look ini bertepatan dengan 17 tahun wafatnya Suzzanna — sang legenda yang meninggal pada 15 Oktober 2008. Hingga kini, sosoknya masih dikenang sebagai Ratu Horor Indonesia.
Dua film sebelumnya, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), masing-masing sukses besar dengan lebih dari 3 juta dan 2 juta penonton di bioskop.
Baca Juga: Arsenal Gasak Fulham dan Kukuh di Puncak Klasemen
Film terbaru ini diyakini akan menghadirkan cerita yang lebih gelap, emosional, dan megah secara visual, sekaligus memperluas semesta sinematik Suzzanna yang telah menjadi bagian dari sejarah horor Indonesia.
“Kami ingin membawa semangat klasik Suzzanna ke level baru, tanpa kehilangan ruh mistiknya,” tutup Sunil Soraya. (ded/jpnn)
Editor : Editor Satu