Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Michelle Ziudith Tertantang Perankan Sosok Ibu di Film Jangan Panggil Mama Kafir

Editor Satu • Jumat, 17 Oktober 2025 | 09:40 WIB

Michelle Ziudith akui tertantang memerankan sosok ibu dalam film Jangan Panggil Mama Kafir yang tayang di bioskop 16 Oktober 2025.
Michelle Ziudith akui tertantang memerankan sosok ibu dalam film Jangan Panggil Mama Kafir yang tayang di bioskop 16 Oktober 2025.
Michelle Ziudith akui tertantang memerankan sosok ibu dalam film Jangan Panggil Mama Kafir yang tayang di bioskop 16 Oktober 2025.

JAKARTA, METRODAILY – Aktris Michelle Ziudith mengaku menghadapi tantangan besar saat memerankan karakter Maria dalam film terbarunya, Jangan Panggil Mama Kafir.

Dalam film produksi Maxima Pictures dan Sinergi Pictures itu, Michelle berperan sebagai perempuan non-Muslim yang menikah dengan pria Muslim bernama Fafat, diperankan Giorgino Abraham.

Tantangan terbesar bagi Michelle bukan soal perbedaan keyakinan, melainkan bagaimana dirinya harus menjiwai peran sebagai seorang ibu — sesuatu yang belum pernah ia alami secara pribadi.

“Tantangannya lebih ke arah permintaan Pak Yuka (produser) yang bilang, ‘Michelle, aku butuh banget kamu jadi seorang ibu yang benar-benar ibu.’ Itu kalimat berat banget buatku,” ujar Michelle saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Aktris 30 tahun itu mengaku sempat kesulitan membayangkan peran tersebut karena belum pernah menikah, apalagi memiliki anak.

“Aku belum pernah membayangkan diriku menikah, apalagi jadi ibu. Jadi pas diminta mendalami peran ini, aku harus mulai dari nol — dari jatuh cinta, lalu punya anak, sampai melahirkan kasih sayang sebagai seorang ibu,” ungkapnya.

Namun seiring proses syuting, naluri keibuan itu ternyata muncul secara alami. Michelle bahkan mengaku ikut merasakan bagaimana seorang ibu rela berkorban untuk anaknya.

“Pas syuting, tiba-tiba rasa itu keluar. Aku sampai merasa, ‘Aku boleh tukar nyawaku demi anakku, yang penting dia hidup dan sehat.’ Rasanya mengalir begitu aja,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Perjalanan batin Michelle dalam memerankan Maria membuatnya semakin memahami makna keibuan dan ketulusan cinta seorang perempuan.

“Lewat film ini, aku sadar kita nggak akan pernah siap jadi ibu. Tapi ternyata perempuan memang sudah didesain untuk itu. Aku jadi tumbuh dan merasa siap menikah kapan aja,” tambahnya sambil tersenyum.

Film Jangan Panggil Mama Kafir sendiri menceritakan kisah cinta lintas agama antara Maria dan Fafat yang berujung pada perjuangan seorang ibu tunggal setelah sang suami meninggal dunia.

Maria harus membesarkan putri mereka, Laila, sesuai pesan terakhir sang suami — membesarkannya dalam ajaran Islam.

Kisah ini menggambarkan perjalanan emosional penuh konflik batin, stigma sosial, dan perjuangan cinta seorang ibu terhadap anaknya.

Selain Michelle Ziudith dan Giorgino Abraham, film ini juga dibintangi Humaira Jahra, Gilbert Pattiruhu, Prastiwi Dwiarti, Indra Birowo, dan TJ Ruth. Jangan Panggil Mama Kafir tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2025. (Mcr7/jpnn)

Editor : Editor Satu
#michelle ziudith