JAKARTA, METRODAILY — Pedangdut Nita Thalia mengungkap pengalaman tak menyenangkan saat dirinya pernah terkena Bell’s Palsy, yaitu kelumpuhan saraf wajah sementara, pada pertengahan tahun 2016.
Penyanyi berusia 42 tahun itu sempat dikabarkan mengalami Bell’s Palsy akibat operasi plastik yang pernah dijalaninya. Namun, Nita dengan tegas membantah tudingan tersebut.
“Tidak ada hubungannya Bell’s Palsy itu dengan operasi plastik. Operasi plastiknya tahun kapan, Bell’s Palsy-nya tahun kapan. Operasi plastik duluan,” ujar Nita saat tampil di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, kemarin.
Baca Juga: Mikha Tambayong Tampil di Konser Harvey Malaihollo: Aku Ngefans Sama Om!
Pelantun lagu Goyang Heboh itu menjelaskan, Bell’s Palsy dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
“Bisa anak kecil umur 6 bulan sampai orang tua juga bisa kena. Bell’s Palsy ini virus yang menyerang saraf di bagian wajah,” jelasnya.
Nita kemudian menceritakan gejala awal yang ia rasakan sebelum didiagnosis Bell’s Palsy. Kondisi itu muncul secara tiba-tiba menjelang Lebaran Idul Fitri 2016.
“Pas malam takbiran, aku mau makan tapi susah mangap. Mau senyum susah, kayak stroke ringan. Kena saraf sebelah kiri,” kenangnya.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Potong Rambut Pendek, Omara Langsung Speechless
Beruntung, gejala yang dialaminya termasuk ringan. Ia masih bisa berbicara dan beraktivitas, bahkan tetap menjalani syuting.
“Nggak begitu kelihatan cuma pas senyum aku nggak bisa. Kalau ngomong masih bisa,” ujarnya.
Pedangdut asal Bandung, Jawa Barat itu menambahkan, faktor udara dingin juga bisa menjadi salah satu pemicu munculnya Bell’s Palsy. Kini, kondisi kesehatannya telah pulih sepenuhnya.
“Alhamdulillah sehat sekarang,” pungkas Nita. (dtc)
Editor : Editor Satu