Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Fokus di DPR, Iyeth Bustami Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Dunia Hiburan

Editor Satu • Rabu, 16 Juli 2025 | 09:55 WIB
Iyeth Bustami
Iyeth Bustami

JAKARTA, METRODAILY – Pedangdut senior Iyeth Bustami kini lebih jarang tampil di layar kaca. Pasalnya, pelantun Laksmana Raja di Laut itu tengah fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.

Meski demikian, Iyeth menegaskan bahwa dunia hiburan tetap ada di hatinya dan tidak akan pernah ia tinggalkan.

Saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (14/7), Iyeth menyampaikan bahwa seni tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya, meski saat ini ia memprioritaskan tugas sebagai wakil rakyat.

Baca Juga: Atiek CB Taklukkan Puncak Rinjani di Usia 62 Tahun

“Saya memprioritaskan tugas sebagai anggota dewan. Tapi tak menutup kemungkinan juga, dalam beberapa waktu ke depan, muncul juga (di dunia hiburan),” ujar Iyeth.

Dikenal sebagai penyanyi dengan dedikasi tinggi di panggung musik Melayu, Iyeth menolak anggapan bahwa dirinya pensiun dari dunia seni.

“No, no, no! Tidak ada berhenti. Iyeth Bustami adalah penyanyi, musisi, seniman. Itu sudah mendarah daging,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Vape, Jonathan Frizzy Ditahan dan Diisolasi di Lapas Tangerang 

Meski mengaku rindu panggung hiburan, Iyeth tetap memegang teguh komitmennya sebagai anggota DPR. Namun, jika ada waktu luang, ia tak menutup kemungkinan akan kembali tampil di dunia hiburan.

“Insya Allah, kalau ada waktu luang, saya akan sisipkan kembali sebagai entertainer,” tambahnya.

Bahkan, Iyeth sempat ditawari menjadi juri di sebuah program televisi, namun harus menolak karena padatnya agenda di parlemen.

“Saya udah dihubungi untuk jadi juri, tapi belum bisa dan akhirnya cancel,” ungkapnya.

Baca Juga: Manchester United Digugat Tuanzebe, Tuntutan Capai Lebih dari Rp20 Miliar

Iyeth menegaskan bahwa dirinya tak memilih antara seni atau politik—karena keduanya adalah jalan pengabdian yang tak bisa dipisahkan.

“Seni sudah jadi darah daging saya, sementara jadi anggota dewan artinya saya bisa bantu banyak orang. Jadi keduanya harus berjalan beriringan,” tutupnya.

Iyeth Bustami kini menjadi contoh nyata bahwa seni dan politik bisa bersatu—selama dijalani dengan hati dan niat yang tulus untuk mengabdi. (dtc)

Editor : Editor Satu
#Iyeth Bustami