Cinta Laura Renovasi 10 SD dan 1 SMP di Kaki Gunung Salak
Editor Satu• Jumat, 25 April 2025 | 10:52 WIB
Cinta Laura
JAKARTA, METRODAILY – Di balik citra glamor dan penampilannya yang selalu memikat di layar kaca, Cinta Laura punya peran lain yang jarang tersorot: penggerak perubahan dalam dunia pendidikan.
Sejak tahun 2006, bersama keluarganya dari pihak ibu, Cinta menggagas pendirian Soekarseno Foundation, yayasan yang telah merenovasi 10 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan kaki Gunung Salak.
"Di sana, banyak anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah setelah lulus SD. Bukan karena mereka tak ingin belajar, tapi karena keterbatasan dana untuk melanjutkan pendidikan ke kota," ungkap Cinta saat ditemui di Jakarta Pusat, kemarin.
Melalui penggalangan dana yang dilakukan yayasan keluarganya, mimpi anak-anak untuk terus bersekolah mulai kembali menyala. Beberapa bahkan berhasil menembus batas impian. “Ada satu anak dari SMP kita yang sekarang lagi S2 di Jerman,” tutur Cinta dengan bangga.
Namun, Cinta memilih tidak menjadi pengajar langsung. Ia menyadari, peran setiap orang dalam ekosistem pendidikan bisa berbeda-beda. "Aku tahu diriku bukan guru yang baik. Tapi aku bisa menggunakan nama dan platformku untuk menyoroti ketidakadilan dan kebijakan publik yang timpang," jelasnya.
Bagi Cinta, pendidikan bukan sekadar fasilitas fisik atau kurikulum akademik. Ini soal akses, keberpihakan, dan komitmen jangka panjang untuk membuka peluang yang setara. “Hatiku tidak di ruang kelas. Hatiku ada di perlawanan terhadap ketidakadilan,” tegasnya.
Melalui Soekarseno Foundation dan suaranya di ruang publik, Cinta Laura membuktikan bahwa kontribusi untuk pendidikan tidak selalu harus berbentuk papan tulis dan kapur. Kadang, yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk bersuara, dan konsistensi untuk terus berdiri di sisi yang benar. (dtc)