METRODAILY - Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka mendalam bagi jutaan umat Katolik di seluruh dunia, tak terkecuali bagi penyanyi muda Lyodra Ginting. Di balik gemerlap panggung dan popularitasnya, Lyodra menyimpan momen spiritual yang begitu personal: menerima berkat langsung dari sang Paus.
Lewat unggahan Insta Story-nya pada Senin (21/4), Lyodra menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus yang mengembuskan napas terakhir di usia 88 tahun akibat komplikasi pneumonia.
“Rest in love, Pope,” tulisnya singkat, namun sarat makna.
Bersama kata-kata itu, Lyodra mengunggah kembali foto kenangan saat dirinya tampil dalam Misa Agung bersama Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno, 5 September 2024.
Baca Juga: Denada Jatuh Bangun Turunkan BB 10 Kilogram
Sebuah momen sakral yang tak hanya mematri kebanggaan, tetapi juga kedamaian dalam hati penyanyi berdarah Batak itu.
Kala itu, Lyodra dipercaya menyanyikan dua lagu rohani: The Prayer dan Make Me A Channel of Your Peace—lagu-lagu yang menyuarakan harapan dan kasih universal.
Ia bahkan sempat berduet dengan Romo Aloysius Tamnge MSC dan musisi internasional Anton dari Jamaica Cafe. Namun, yang paling membekas adalah ketika ia berdiri di altar dan menerima langsung berkat dari Paus Fransiskus.
“Saya merasa sangat diberkati,” tulisnya dalam unggahan sebelumnya. “Terlebih saya bisa ada di altar dan menerima berkat langsung dari beliau.”
Baca Juga: Raffi Ahmad Jatuh dari Sapi Jumbo
Lebih dari sekadar pemimpin spiritual, bagi Lyodra, Paus Fransiskus adalah simbol kasih tanpa batas. Sosok yang membela kaum terpinggirkan dan terus menyerukan damai di tengah dunia yang terbelah.
“Pope Francis, terima kasih sudah mengajarkan cinta kasih dan perdamaian. Terima kasih Tuhan atas kesempatan ini. God is good all the time,” tulis Lyodra, dengan rasa syukur yang dalam.
Kepergian Paus menjadi pengingat baginya akan pentingnya nilai-nilai yang beliau wariskan: cinta, pengampunan, dan keadilan lintas batas. Nilai-nilai yang, dalam banyak cara, juga ia coba sampaikan lewat musiknya. (oz)
Editor : Editor Satu