Perjuangkan Nama Baik, Paula Verhoeven Ajukan Banding
Editor Satu• Senin, 21 April 2025 | 10:09 WIB
Paula Verhoeven
METRODAILY - Bukan soal hak asuh anak. Bukan pula karena enggan berbagi peran sebagai orang tua. Bagi Paula Verhoeven, keputusan untuk mengajukan banding atas putusan cerainya dengan Baim Wong adalah tentang sesuatu yang lebih dalam—soal martabat dan nama baik.
Putusan cerai dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu (16/4) lalu menetapkan pengasuhan anak secara bergantian setiap dua minggu.
Namun, yang membuat Paula keberatan bukanlah skema co-parenting itu, melainkan adanya keterangan dalam putusan yang menyatakan dirinya melakukan perselingkuhan dan nusyuz atau pembangkangan terhadap suami.
“Kalaupun saya banding, bukan karena saya tidak mau co-parenting. Tapi saya ingin keadilan dari putusan. Saya minta keadilan,” tegas Paula saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat.
Paula menolak keras tuduhan perselingkuhan tersebut. Ia memastikan tidak pernah menjalin hubungan terlarang, apalagi sampai melakukan perbuatan selayaknya suami istri dengan pria lain selama masa pernikahannya dengan Baim.
Meski begitu, ia mengakui tak sempurna sebagai istri. “Saya manusia biasa. Saya tidak luput dari kesalahan, saya juga bukan istri yang sempurna. Tapi dalam pernikahan, saya sudah berusaha semaksimal saya untuk menjadi lebih baik dan juga memperbaiki diri terus,” ungkapnya dengan nada tulus.
Langkah banding bukan satu-satunya upaya. Paula juga telah melaporkan majelis hakim yang menangani perceraiannya ke Komisi Yudisial (KY), Kamis (17/4), atas dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.
Baginya, proses ini menjadi perjalanan panjang yang penuh pelajaran. "Dalam kasus perceraian ini, saya banyak banget belajar. Insya Allah saya sebagai manusia bisa belajar terus untuk lebih baik,” ujarnya.
Paula Verhoeven kini berdiri sebagai pribadi yang bukan hanya ingin melindungi hak anak-anaknya, tapi juga hak dirinya sebagai perempuan yang punya suara, harga diri, dan keberanian untuk menuntut keadilan. (jp)