METRODAILY - Serial gaya hidup With Love, Meghan yang dipandu oleh Duchess of Sussex berhasil masuk dalam 10 besar tayangan paling populer di Netflix secara global, meski mendapat ulasan negatif dari kritikus.
Menurut data terbaru Netflix, acara yang dirilis pada 4 Maret ini telah meraih 2,6 juta penayangan dalam minggu pertamanya dan menempati peringkat terakhir dalam daftar Global Top 10 Shows.
Posisi pertama diduduki oleh Running Point (12,2 juta penayangan), diikuti oleh thriller Zero Day (7,5 juta) dan serial berbasis kisah nyata Toxic Town (4,7 juta).
Baca Juga: Serangan Siber Besar Lumpuhkan X, Siapa di Baliknya?
Meskipun mendapat tempat di daftar teratas Netflix, serial ini mendapat kritik tajam dari media Inggris. The Guardian menyebutnya sebagai “tayangan gaya hidup tanpa arah” dan meramalkan bahwa ini bisa menjadi proyek TV terakhir bagi pasangan Sussex. Sementara itu, The Telegraph menyebutnya sebagai "eksperimen narsisme".
Dalam delapan episode yang ditayangkan, Meghan berbagi tips menjamu tamu dan memasak bersama selebritas seperti Mindy Kaling. Pangeran Harry hanya muncul sebentar di akhir episode terakhir dalam sebuah acara brunch keluarga.
Meghan sendiri menyebut acara ini sebagai "babak baru" dalam hidupnya. Ia juga mengungkapkan bahwa anak-anaknya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, sempat mengunjungi lokasi syuting untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Meghan Markle Wariskan Kebiasaan Manis ke Archie dan Lilibet
Di tengah popularitas acara ini, Meghan juga meluncurkan merek gaya hidupnya, As Ever, yang menawarkan produk seperti selai raspberry dan taburan bunga, yang turut dipromosikan dalam serialnya.
Netflix telah mengonfirmasi bahwa musim kedua With Love, Meghan akan tayang pada musim gugur mendatang dan sudah menyelesaikan proses syuting. (rte)
Editor : Editor Satu