Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sulis Tegaskan Lagu Berbahasa Arab Tidak Selalu Sholawat

Editor Satu • Rabu, 5 Maret 2025 | 07:00 WIB

Penyanyi Sulis
Penyanyi Sulis

METRODAILY - Penyanyi religi Sulis menyoroti fenomena di masyarakat yang kerap menyamakan lagu berbahasa Arab dengan sholawat. Ia menegaskan bahwa tidak semua lagu yang menggunakan bahasa Arab memiliki unsur doa atau pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

"Selama ini banyak yang salah kaprah, menganggap semua yang berbahasa Arab adalah sholawat atau doa. Padahal, lagu berbahasa Arab juga punya tema yang luas seperti lagu pada umumnya," ujar Sulis saat menjadi tamu di acara Rumpi: No Secret, Jakarta Selatan, Senin (3/3).

Salah satu contoh yang ia soroti adalah lagu Qaddukal Mayyas, yang sering dibawakan dengan nuansa sholawat. Padahal, lagu tersebut merupakan pujian terhadap seorang wanita dan bertema cinta.

Baca Juga: Tersangka AS dan Barang Bukti Sisik Trenggiling Dilimpahkan Ke Kejari Asahan.

"Di Indonesia, ada anggapan kalau lagu berbahasa Arab pasti religi. Padahal di negara asalnya, lagu-lagu Arab juga ada yang bertema cinta, pop, rock, atau dangdut seperti kita," jelas Sulis.

Ia juga menyayangkan kurangnya edukasi dalam membawakan lagu-lagu Arab di berbagai acara keagamaan. Menurutnya, seharusnya penyanyi menjelaskan terlebih dahulu makna lagu yang dibawakan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Banyak acara keagamaan, bahkan MTQ, yang justru menampilkan lagu-lagu cinta berbahasa Arab tanpa penjelasan. Seharusnya kita lebih peka dan memahami maknanya sebelum menyanyikannya di tempat yang kurang tepat," pungkasnya. (dtc)

Editor : Editor Satu
#sulis