Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ririn Ekawati Terpukul atas Kepergian Mertua Tercinta

Editor Satu • Jumat, 17 Januari 2025 | 09:50 WIB
Ririn Ekawati bersama mertua, anak, dan mertuanya.
Ririn Ekawati bersama mertua, anak, dan mertuanya.

JAKARTA, METRODAILY – Kabar duka datang dari keluarga Ibnu Jamil. Ibu tercinta, Tarwiyah, yang juga mertuanya Ririn Ekawati, meninggal dunia pada Selasa (14/1) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Tarwiyah, yang sebelumnya mengidap diabetes, sempat dirawat di rumah sakit menjelang akhir tahun 2024, namun kondisinya sempat membaik. Sayangnya, pada hari terakhir, kondisi kesehatan almarhumah menurun drastis, dan meskipun sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

Ibnu Jamil, yang dikenal dekat dengan ibunya, merasa sangat terpukul atas kepergian sang ibu. "Mama ada diabetes. Sempat masuk rumah sakit, kondisinya membaik. Beliau minta pulang untuk dirawat di rumah. Tapi kemarin kondisinya drop, kita bawa ke rumah sakit sudah tidak ada," ungkap Ibnu Jamil dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di Jakarta Selatan.

Namun, bukan hanya Ibnu Jamil yang merasakan kehilangan mendalam. Ririn Ekawati, istri Ibnu Jamil yang sudah menganggap Tarwiyah seperti ibunya sendiri, juga sangat terpukul.

"Aku merasa kehilangan karena Mama sudah seperti mamaku sendiri. Selama lima tahun ini, dia nggak pernah nyusahin. Meski sakit, dia nggak pernah mengeluh atau ingin merepotkan," kata Ririn dengan penuh haru.

Kenangan manis bersama mertuanya masih membekas dalam ingatan Ririn. Ia menceritakan, pada pertemuan terakhirnya dengan Tarwiyah pada Sabtu lalu, almarhumah sempat memberikan pesan yang begitu mendalam.

"Mama berpesan, 'Mama titip didoain terus ya.' Itu terakhir kalinya. Mama lagi sakit, tapi masih nganterin kita berdua sampai ke teras," ujar Ririn dengan mata berkaca-kaca.

Ririn juga menambahkan bahwa ia selalu menyempatkan diri untuk menjenguk ibunda Ibnu Jamil setidaknya dua kali seminggu. "Mama mendapat tempat yang luar biasa banget di hati aku. Sudah kayak orang tuaku sendiri," ungkap Ririn penuh haru.

Meninggalnya Tarwiyah meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga ini, namun kenangan dan pesan yang ditinggalkan oleh almarhumah akan selalu dikenang dan dijaga oleh Ririn dan Ibnu Jamil. (jp)

Editor : Editor Satu
#ririn ekawati