TANGERANG, METRODAILY – Presenter dan model Meisya Siregar berbagi kisah tentang tantangan dan kebahagiaan saat membawa keluarga besarnya menjalani ibadah umrah.
Perjalanan ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam sekaligus ujian dalam memastikan kenyamanan bagi semua anggota keluarga, terutama ibundanya yang sudah lanjut usia dan anaknya yang masih kecil.
“Biasanya kami hanya berdua, tapi kali ini ingin membawa orang-orang yang kami cintai ke Baitullah. Alhamdulillah, Allah memberikan jalannya,” ujar Meisya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin.
Ibadah umrah kali ini tidak hanya menjadi perjalanan rohani, tetapi juga menuntut persiapan ekstra. Meisya membawa ibundanya yang berusia 80 tahun dan memerlukan bantuan kursi roda serta putra bungsunya, Bambang, yang masih kecil.
“Kami sepakat menurunkan ego dan ekspektasi. Fokus utama adalah kenyamanan, terutama untuk mama yang lututnya tidak lagi kuat berjalan jauh, dan Bambang yang masih membutuhkan perhatian khusus,” jelas istri Bebi Romeo itu.
Selain kenyamanan, Meisya juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan pemahaman spiritual yang lebih mendalam kepada anak-anaknya. Ia ingin perjalanan ini tidak hanya menjadi ritual, tetapi kesempatan untuk memperkuat iman mereka.
“Aku pengin anak-anak memahami alasan di balik ibadah ini. Mereka banyak bertanya, seperti ‘Kenapa kita harus ke sana, kenapa harus tawaf, sai?’ Jadi, persiapannya lebih ke penjelasan makna dan tujuan dari umrah,” katanya.
Perjalanan ini juga menjadi momen bagi Meisya untuk memanjatkan doa-doa terbaik bagi keluarga dan masa depan mereka.
“Doanya sudah pasti mohon ampun, mudah-mudahan kami pulang dari sana membawa perubahan yang baik. Jadi hamba yang lebih taat, lebih cinta Allah, Rasulullah, dan juga lebih baik sebagai keluarga,” tutupnya.
Ibadah umrah ini tidak hanya menjadi pengalaman religius, tetapi juga pengingat tentang pentingnya kebersamaan dan saling mendukung dalam keluarga, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan. (dtc)
Editor : Editor Satu