Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Happy Salma Awalnya Tak Tahu Suaminya Bangsawan

Editor Satu • Selasa, 24 Desember 2024 | 10:35 WIB
Happy Salma dan suami.
Happy Salma dan suami.

METRODAILY - Empat belas tahun lalu, Happy Salma resmi menikah dengan Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthyasa, pria keturunan Bali-Australia. Namun, sebelum menikah, Happy tidak mengetahui bahwa suaminya memiliki darah bangsawan dan merupakan keturunan keluarga kerajaan Ubud, Bali.

Dalam sebuah wawancara di acara Rumpi: No Secret yang disiarkan di studio Trans TV, Happy mengungkapkan kisah awal pernikahannya. Ia bercerita bahwa dirinya tidak menyadari tradisi dan adat istiadat yang berlaku dalam keluarga suaminya.

"Aku pikir kami sama-sama orang Indonesia, tapi ternyata setiap daerah punya keunikan sendiri. Apalagi Bali yang sebenarnya dekat banget dengan Sunda atau Jakarta. Tapi saya nggak tahu banyak. Baru setelah menikah saya sadar di sana ada sistem kasta yang berlaku, dan setiap kabupaten punya cara berbeda dalam mendefinisikan ritual adatnya," ujar Happy.

Happy mengaku terkejut dengan keterlibatan banyak orang dalam pernikahannya. Ia menggambarkan betapa ratusan orang datang memberikan hadiah berupa hasil bumi dan berbagai bingkisan tradisional.

"Awalnya saya pikir itu hanya cerita-cerita zaman dulu, tapi ternyata saya mengalaminya sendiri. Saya merasa seperti bagian dari cerita legenda," katanya sambil tersenyum.

Happy menjelaskan bahwa tradisi masyarakat Bali, termasuk saling membantu dalam acara tertentu, adalah bentuk ikatan kekerabatan yang kuat. Ia merasa kagum dengan pengalaman tersebut.

"Saya mendapatkan hadiah sepasang ayam dan bebek hidup saat menikah. Hal seperti itu tentu tidak pernah saya temui di Jakarta. Semua ini mengajarkan saya banyak hal baru," ungkap ibu dua anak tersebut.

Happy juga berbagi pengalaman soal perbedaan budaya dan bagaimana dirinya harus beradaptasi. Meski suaminya adalah keturunan bangsawan, ia menekankan bahwa Tjokorda Bagus adalah pribadi yang santai dan sederhana.

"Dia tidak seperti pangeran dalam cerita legenda yang penuh formalitas. Orangnya santai. Meski begitu, tetap ada culture shock di awal. Tapi saya rasa, menikah dengan siapa pun pasti butuh adaptasi," ujar Happy.

Kini, Happy Salma menjalani kehidupannya sebagai istri, ibu, pebisnis, dan seniman yang terus belajar dari tradisi dan budaya Bali. (dtc)

Editor : Editor Satu
#happy salma