METRODAILY - Pascapnangkapan maestro hip-hop Sean 'Diddy' Combs di New York City atas perdagangan seks, berbagai tuduhan konspirasi mengerikan bermunculan di media sosial. Nama-nama artis besar terseret-seret. Bahkan penyanyi Beyonce dituduh sebagai Ratu Iluminati dan terlibat praktik bisnis jahat.
Belasan teori konspirasi tentang keterlibatan Beyonce dan Jay-Z di beberapa aktivitas ilegal P Diddy beredar bak api di media sosial. Tapi sebenarnya belum ada bukti kuat yang menunjukkan pasangan itu terlibat.
Eskalasi masalah hukum Diddy diawali penggerebekan polisi atas properti Diddy, dan mulai meningkat diawali mantan rekan satu bandnya, Dawn Richard, mengajukan gugatan. Dia menuduhnya melakukan penyerangan seksual, pemukulan, pemenjaraan palsu, dan eksploitasi finansial.
Serangkaian tuduhan serupa susul menyusul datang dari berbagai pihak, termasuk dari mantan-mantan pacarnya. Mereka melukiskan gambaran yang memberatkan tentang perilaku rapper tersebut, dengan tuduhan mulai dari pelecehan fisik dan seksual hingga perdagangan manusia.
Serangkaian teori konspirasi yang menghubungkan Beyonce dan Jay-Z dengan dugaan aktivitas kriminal sang maestro telah membanjiri media sosial, termasuk soal dinamika kekuasaan dalam industri tersebut.
Teori aneh menghubungkan Beyonce dan Jay-Z dengan kematian selebritas, cepat banget dapat perhatian. Beberapa klip mengklaim pasangan itu terlibat dalam kematian artis terkemuka seperti Aaliyah, Left Eye, dan Michael Jackson.
Tuduhan tersebut menunjukkan para selebritas, seperti Tupac, juga jadi sasaran karena gak mematuhi trio kuat: Diddy, Beyonce, dan Jay-Z.
Itu itu juga dikaitkan dengan lagu J Cole "She Knows" yang bahkan mencantumkan nama asli Beyonce dan Jay-Z, menyiratkan mereka entah bagaimana terlibat dalam kematian tragis ini. Tapi tentu saja, sejauh ini gak ada yang bisa bertanggung jawab atas kebenaran teori itu.
Konspirasi Terima Kasih Beyonce
Salah satu teori yang paling aneh karena kejadian berulang kali selebritas mengucapkan terima kasih kepada Beyonce dan Jay-Z di upacara penghargaan.
Penyanyi kayak Adele, yang memuji Beyonce secara emosional selama pidato di Grammy Awards 2017, dan Britney Spears, yang mengucapkan terima kasih kepada Beyonce selama pidatonya di People's Choice Awards 2023, sering kali tampak berusaha keras buat ngasih penghargaan pada pasangan tersebut.
Para penganut teori konspirasi mengklaim bahwa fenomena terima kasih ini bukanlah suatu kebetulan. Beberapa mengklaim para bintang dipaksa atau merasa terdorong buat menunjukkan kesetiaan pada pasangan tersebut agar tetap berada dalam naungan industri hiburan.
Menurut teori itu, ucapan terima kasih publik ini berfungsi sebagai pesan tersirat yang menegaskan pengaruh Beyonce dan Jay-Z terhadap karier mereka.
Penyanyi Jaguar Wright baru-baru ini juga menuduhnya sengaja menjauhkan diri dari kontroversi tersebut. Bahkan menuduh Beyonce dan Jay-Z terlibat praktik bisnis jahat.
Beyonce dan Jay-Z Membantah
Beyonce dan Jay-Z akhirnya mengambil langkah serius. Dari beberapa poin di atas, mereka kayaknya tersinggung banget hingga ngeluarin somasi untuk Jaguar Wright dan Piers Morgan.
Lewat kuasa hukumnya, Alex Spiro, mereka menuntut supaya tuduhan palsu itu dihapus, atau kasus ini bakal dibawa ke pengadilan.
"Hapus tuduhan palsu itu, atau pengadilan yang akan memaksamu. Saya harap Anda membuat pilihan yang cerdas," tegas Alex Spiro, seperti yang dikutip dari TMZ.
Jay-Z juga mau bilang kalau mereka sama sekali gak terlibat dalam skandal P Diddy.
Tim Piers Morgan Uncensored langsung mengedit wawancara dengan Jaguar Wright setelah somasi keluar. Mereka juga mengklarifikasi tuduhan Wright gak berdasar dan gak terbukti sama sekali.
"Jaguar Wright membuat tuduhan serius tentang Beyonce dan Jay-Z dalam wawancara tersebut. Saat itu, mereka tidak ada di sana untuk menanggapi atau membela diri," jelas tim Piers Morgan Uncensored.
Sementara itu, skandal P Diddy masih terus jadi perhatian, terutama setelah banyaknya laporan baru dari korban yang mengaku mendapat perlakuan gak menyenangkan dari rapper sekaligus produser sukses itu. (Dtc)
Editor : Editor Satu