"Lagu ini lebih provokatif mengenai hal-hal yang terjadi di seluruh dunia maupun Indonesia," kata Rebecca dalam keterangannya, Minggu (2/4/2023).
Menurut Rebecca, dia terinspirasi dengan keadaan bumi yang makin tua dan tidak adanya kepedulian menjaga kelestarian lingkungan.
"Demi uang, hutan dibabat dan tidak peduli dampaknya, padahal hutan adalah paru-paru bumi. Lalu sampah yang dibuang sembarangan," ujarnya.
Sebagai aktivis ekosistem, dia mengaku ingin menyampaikan pesan lewat lagu yang diproduseri Jozzi Gesiradja itu. Mr.$$ dibuat dalam lirik lagu provokatif dalam ketukan hip hop groovy modern dan musik elektronik yang dikombinasikan dengan penuh perasaan. Vokal blues Rebecca, membuat lagu ini menjadi sempurna.
"Lagunya lebih cocok berbahasa Inggris, kalau pakai bahasa Indonesia pesannya enggak dapat," ucapnya.
Penggarapan lagu ini bekerja sama dengan Extinction Rebellion (XR), kelompok aktivis yang mangampanyekan lingkungan dengan logo pasir di dalam lingkaran.
“Gerakan ini sudah mendunia dan mereka sangat peduli dengan lingkungan iklim, hutan, dan menyerukan untuk peduli dan ramah lingkungan," tuturnya. (jlo/jpnn) Editor : Metro Daily